Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

Karena link di Techno.Okezone.com hanya muncul judulnya saja, maka informasi ini saya sediakan kembali di http://www.xp-solution.com . Berikut ini info selengkapnya :

BERITA – hukum-kriminal # Cukup lama masyarakat penguna Internet mengenal istilah Carding, bahkan memanfaatkan fasilitas internet untuk berbagai bisnis online dengan sistem transaksi yang mengunakan kartu kredit.

Tak jarang para ‘Netter‘ yang kecolongan kartu kreditnya dipakai oleh orang lain. Serta bukan rahasia lagi, bahwa Indonesia beberapa waktu mendatang disorot karena jumlah pengunaan kartu kredit fiktif.

Menurut Nathan Gusti Ryan, Carding didefinisikan sebagai pengunaan kartu kredit orang lain untuk suatu pembelanjaan atau transaksi pembelian sehingga merugikan pemilik kartu kredit yang sah.

“Pengunaan ini ( carding ) tentunya merugikan pihak lain ( pemilik kartu kredit ) sehingga dinyatakan dengan jelas sebagai kriminalitas atau tindak kejahatan,” ujar Nathan kepada , Selasa (14/4/2009).

Lebih lanjut, Nathan mengungkapkan, teknik kejahatan carding, dapat dibagi menjadi dua, yakni secara fisik dan secara online.

Secara fisik, Carding dilakukan dengan mengunakan kartu kredit milik orang lain untuk berbelanja di tempat belanja yang menerima pembayaran memakai kartu kredit. Baik di tempat-tempat pembelanjaan yang modern, mall, toko mas, serta semua tempat-tempat yang berlogo Master, Visa, Maestro, Cirrus, American-Express dan sebagainya. Teknik pengandaan kartu kredit dilakukan dengan membaca data kartu kredit mengunakan MSR ( Magnetic StripeCard Reader ), lalu datanya di tulis / Write ke sebuah kartu kosongan atau kartu bodong mengunakan Magnetic StripeCard Writer. Selanjutnya kartu inilah yang digunakan untuk berbelanja secara phisical ke berbagai tempat yang melayani pembayaran dengan kartu kredit.

“Menurut pengalaman saya, asalkan kartu identitas sama, tanda tangan di nota pembelian dan di kartu kredit sudah mirip saja bisa dilayani. Bahkan kita bisa mendapatkan uang tunai dari kartu kredit di berbagai toko emas,” kata Nathan.

Sedangkan secara online, Carding dilakukan dengan mengunakan kartu kredit milik orang lain atau nomor kartu kredit milik orang lain untuk berbelanja di tempat belanja online.

Selain itu, Nathan menjelaskan tentang teknik hacking kartu kredit alias carding, yakni melakukan pencurian data transaksi dari Database Server Pengelola suatu layanan Online Shopping yang dilakukan oleh seorang Black Hacker. Selanjutnya data pemilik kartu kredit dari Database ini si hacker / cracker pencuri mengunakan untuk ber-transaksi dan otomatis tagihannya akan masuk kepada pemilik kartu kredit.

~~~ WASPADALAH ~~~

Plesetan istilah carding :

Card = Kartu

Ding = Dinding

Jadi Carding adalah kartu yang ditempelin di dinding

hehehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s