Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

Pada umumnya, modem ADSL itu di setting sebagai PPPoE ( Point to Point Protocol Over Ethernet ). Entah karena memang setting default Modem atau emang dibuat demikian ( oleh petugas Telkom Speedy ) agar User tidak terlalu ribet untuk melakukan setting manual pada Modem ADSL tersebut. Apalagi dengan setting PPPoE seperti ini lalu DHCP Modem di aktifkan maka, pemakai atau penganggan Speedy tinggal tancepin kabel LAN ke Modem atau tancepin kabel LAN dari Modem ke Swith maka selanjutnya semua PC yang terhubung ke Modem ADSL tersebut akan memperoleh akses internet dengan mudah.

Okey lah kalo begitu, kita sekarang mulai MELIRIK sesuatu yang lain dengan Modem ADSL kita. Yaitu kita setting Modem ADSL pada Mode Bridge lalu Dial Up ke PPPoE dilakukan oleh PC atau Laptop kita.  Tujuannya apa? Karena dengan cara ini maka IP Public yang diberikan oleh ISP / Telkom Speedy akan berada pada PC atau Laptop kita.

Trus… fungsinya untuk apa? Nah setelah IP Public berada pada PC / Laptop kita maka kita bisa menjadikan PC / Laptop tersebut sebagai Web Server, FTP Server, Email Server, VPN Server, Remote Desktop via Internet dan masih banyak lagi fungsi yang lain. Tapi disini saya akan memberikan contoh fungsi Dial Up PPPoE dari PC / Laptop dan mem-fungsikannya sebagai Web Server Personal. Terserah anda dech mau di jadikan apa aja bisa, yang penting… paham konsepnya-teknisnya-fungsinya. Dan tentunya kita juga bisa mengunakan lebih lanjut dengan DynDNS seperti pada artikel saya sebelumnya :

http://thinkxfree.wordpress.com/2010/03/17/panduan-membuat-webserver-dgn-ip-public-dinamis-via-dyndns/

http://thinkxfree.wordpress.com/2010/03/21/panduan-installasi-xampp-untuk-webserver/

Langkah pertama : Yang harus kita lakukan adalah merubah setting modem ADSL kita dari PPPoE Mode menjadi Bridge Mode. Seperti gambar dibawah ini :

Kedua : Pastikan status koneksi Bridge Modem ADSL kita ini sudah Connected.

Ketiga : Tambahkan Setting DialUp dari menu Control Panel -> NetWork Connection. Lalu Klik saja menu “File” -> “New Connection“.

Keempat : Jalankan New Connection Wizards.

Kelima : Klik Next pilih Connect to the Internet seperti dibawah ini :

Keenam : Pilih option SetUp My Connection manualy lalu klik Next.

Ketujuh : Pilih Option Connect a using a Broadband Connection. Lalu klik Next…

Kedelapan : Masukkan Username dan Password dari account yang kita peroleh dari Telkom Speedy. Dan setelah selesai klik Connect.

Nah setelah kita klik Connect maka DialUp ini telah berhasil / sukses maka selanjutnya PC kita inilah yang memilik IP Public dari ISP Speedy. Kita bisa cek IP Public yang kita peroleh ( www.whatismyipaddress.com ) dan membuat fiturDan  jika kita telah membuat XAMPP Webserver di PC / Laptop kita ini maka dapat di publish atau dapat di akses ke Internet. Nah selanjutnya kita dapat mendaftarkan ke Domain Names atau layanan hosting lalu kita setting koneksi ke Web Server kita.  http://www.dyndns.com

Selain PPPoE Client yang dilakukan Dial Up oleh PC / Laptop kita, SETTING MODEM BRIDGE ini juga digunakan pada Mikrotik Router. Dengan teknis ini maka Mikrotik yang melakukan DialUp PPPoE. Jadi Device apapun yang melakukan Dial Up ke PPPoE Server ( Telkom Speedy ) maka dialah yang akan memperoleh atau memegang IP Public.

Berikut ini adalah contoh setting Bridge Modem ADSL Merk TPLINK :

Berikut ini adalah contoh setting Bridge Modem ADSL Merk DLINK DSL-2640T :

Berikut ini adalah contoh setting Bridge Modem ADSL Merk Corega BARRA100V2 :

Selain DialUp PPPoE dilakukan oleh PC atau Server, kita juga bisa mengunakan Router lain untuk melakukan Dial Up PPPoE. Misalnya mengunakan Mikrotik. SIlahkan baca artikel ini selengkapnya :

http://thinkxfree.wordpress.com/2010/04/16/step-by-step-installasi-router-mikrotik-dgn-adsl-speedy/

 

Mengunakan koneksi Speedy dengan Router  Mikrotik ada 2 macam cara, yaitu :

1. Modem ADSL di setting sebagai PPPoE, lalu username & password Speedy di input pada Modem, sehingga setelah terkoneksi ke Speedy maka IP Public berada pada Modem ADSL ini. Pada option ini Mikrotik hanya berfungsi sebagai BANDWITH MANAJEMEN saja serta berbagai fitur lain, namun hanya untuk layanan LOKAL.

2. Modem ADSL di setting sebagai BRIDGE, lalu username & password Speedy di input pada Mikrotik(  PPPoE Client ), sehingga setelah terkoneksi ke Speedy maka IP Public berada pada Mikrotik. Pada option ini Mikrotik bukan hanya berfungsi sebagai BANDWITH MANAJEMEN namun berbagai fitur lain dapat difungsikan untuk berbagai layanan PUBLIC. Seperti VPN Server / Client, FTP Server, Web Server, dll.

Perhatikan dan pahami gambar dibawah ini :

http://thinkxfree.files.wordpress.com/2010/04/topologi-mikrotik.jpg

Comments
  1. Endra says:

    ooo…baru tau sy gunanya Bridge…thanks Om…

  2. Ruudv says:

    mas,klo modem ane pake modem merk huawei dan isp telkomsel,apa bs disetting seperti artikel diatas???thanks mas ats jwbnnya

    Gtalk
    DesaCarat

  3. Heri says:

    Cara diatas juga bisa diterapkan pada mikrotik, mungkin lebih pas lagi jika speedy yang kita punya memiliki ip public static. dimana dengan mikrotik bisa lebih leluasa lagi🙂

  4. yog4 says:

    baru tahu gwe hhihihiks tanks banget

  5. paman ogah says:

    cukup menarik..

  6. ka opet says:

    salam kenal mas

    saya punya koneksi speedy,di hubungkan ke mikrotik trus ke hub n pc,..jadi setingan pada modemnya gimana? saya punya Dlink dsl 562b. n apakah dengan bridging ini menambah kecepatan koneksi mas? minta pencerahan maap newbie.

  7. alan says:

    Mas, seandainya seting Bridge Mode untuk Modem Warnet, apakah semua PC client kita buatkan : Tambahan Setting DialUp dari menu Control Panel -> NetWork Connection “File” -> “New Connection“.
    atau hanya servernya saja kita buatkan seperti itu……

    Tolong dibalas ke email saya mas:
    alan_jocker@yahoo.co.id

    terima kasih banyak atas bantuannya

  8. Vera says:

    Pak…saya lagi ada masalah… Mohon bantuan…
    Saya memakai modem adsl dareglobal. Saya menggunakan speedy.
    Saya mau menyambungkan modem adsl ke tp link mr3420 (wifi). Nah saat setting di tp link-nya diminta user dan password. Berhubung saya dulu pernah mengganti user dan password adsl modem dareglobal saya dan saya sudah lupa user n passwordnya, ada cara yang lain ga ya pak? Saya sudah mencoba reset ulang modem adsl-nya tapi tetap tidak bisa…
    Terima kasih

  9. indra says:

    selamat pagi Mas… Sy mw minta bantuan

    gmn ya caranya setting modem billion bipac 5200 agar bisa connect sama router mikrotik. ane udah coba tutorial sana sini , otak atik sendiri tp kok gak bisa2 ya..

    modem lama bawaan speedy sudah gk stabil soalnya , mau tak ganti itu…

    mohon bantuannya yaa… trimakasih

    nb : mohon maap bila pertanyaann saya membingungkan , soalnya masih awam bgt kalo masalah ginian

    email : dale.indra@gmail.com

  10. indra says:

    Terimakasi Banyak bantuannya… akhirnya masalah udah solved
    sekali lagi sy ucapain terimaksih mas

  11. Syawli Syahri says:

    saya punya modem speedy Aztech DSL605EU, saya kesulitan mengubah protocolnya dari PPoE menjadi Bridge Mode … adakah solusinya ? trims …

  12. suripno says:

    pak nathan..

    dengan mode bridge ini..apa perbedaannya/kelebihannya dibanding dengan port forwarding

    • @Suripno – Kalo Port Forwarding, IP Public tetap ada pada Modem ADSL yg di setting PPPoE. Tapi kalo modem di setting BRIDGE, maka IP Public ada pada DEVICE yang melakukan DialUp PPPoE ( baik Router, maupun PC ataupun Server ). Sudah tahu khan fungsional IP Public ini bisa untuk apa aja???

      • suripno says:

        mengutip tulisan pak nathan diatas
        “Trus… fungsinya untuk apa? Nah setelah IP Public berada pada PC / Laptop kita maka kita bisa menjadikan PC / Laptop tersebut sebagai Web Server, FTP Server, Email Server, VPN Server, Remote Desktop via Internet dan masih banyak lagi fungsi yang lain”

        dengan port forwarding kan bisa juga membuat webserver(ip private) dapat diakses dr jaringan publik. bknkah sama saja?

      • @suripno – Ya jelas beda secara fungsionalnya atau pengunaannya. Ada beberapa fungsi yang tidak bisa di lakukan dengan kondisi Port Forwading. Salah satu Contohnya VPN Server, misalnya mengunakan Mikrotik VPN Server. Jadi akan lbh mudah setting VPN jika IP Public ada pada Mikrotik dari pada setting VPN dengan IP Public ada di Modem memanfaatkan fitur port Forwarding. Memang belum merasakan secara langsung bedanya jika belum mempraktekkannya… Jadi menguntip tulisan anda : “bknkah sama saja?”, jawabnya : “Ya jelas bedar alias serupa tapi tak sama”. So… kembali pada masing-masing, mana yg terbaik untuk implementasi anda…

  13. suripno says:

    jadi kesimpulannya : “Memang belum merasakan secara langsung bedanya jika belum mempraktekkannya”

    terimakasih banyak pak nathan atas kesediaannya menjawab.🙂

  14. itank says:

    modem sya huawei MT880, sya mau ubah ke mode bridge biar bisa masuk ke mikrotik,, tujuannya biar nti bisa management bandwithnya, tpi stelah sya setting ternyata tetep gak bisa,knapa ya ?????..padahal sya pernah coba dengan cara yg sama dan berhasil dengan modem yang lain..

    simulasi :
    kalo modem sya mode bridge, maka kalo langsung konek ke PC pasti gak mau buka internetnya ? bener gak ..!!!

    nah,, masalahnya modem yang satu ini biarpun mode bridge dan dicolokin ke PC, internetnya tetep konek..???? help donk ????

  15. www.posgreex.com says:

    Pak Nathan, apa memungkinkan untuk menggunakannya di Windows Server 2008 menjadi VPN Server bila menggunakan metode diatas ? dengan catatan VPN Server dan DNS Server didalam 1 server ? thx.

    • Bisa aja koq Windows Server 2008 sebagai VPN Server. Konfigurasi dari fungsi RRAS ( Routing & Remote Access Services )… Tapi pastikan dulu Windows Server ini sudah memiliki IP Public, misalnya dari ADSL Dial Up Connection. Baca artikel ini dech :
      https://nathangustiryan.wordpress.com/2010/03/26/setting-modem-adsl-menjadi-bridge-mode/

      • www.posgreex.com says:

        Saya tadinya sudah coba 1 server jadi DC, DNS, dan VPN server. Saya gunakan IBM X3200 M3, di card eth ada 2 tapi rencana saya yang digunakan hanya satu. Kebetulan pakai modem TP Link yang diset PPPoE, tidak jalan. Pas browse, ada artikel yang menyatakan bahwa DNS server harus dipisahkan dengan VPN Server.

        Saya memperoleh IP public 180.241.100.x/32 dan rencananya client semuanya mengakses VPN via internet. dari sisi client saya gunakan IP public ini untuk men-dial ke VPN server. Semua client menggunakan IP lokal 192.20.32.x/24 yang saya daftarkan di DNS, sedangkan user client saya masukkan ke satu group dengan Allow dial. Aplikasi yang akan dibagi web based dengan program PHP dan database MySQL, apa perlu pakai IP filter di TP LInk dan tambahan setting lain di server ya ?

        Terima kasih atas share pak nathan.

      • www.posgreex.com says:

        Setelah modem jadi bridge, NIC 1 mempunyai alamat IP yang mana ? Saya masih bingung masalah routing dari client —> dial IP public —> fungsi routing dijalankan ama router TP lInk dan VPN Server ?

        Kalau menggunakan IP Publik kita kan sudah gak bisa lakukan sub net karena netmask nya /32 ?

        thx pak

  16. noel_andesz says:

    numpang tanya mas
    knapa koneksi internetnya jd lambat ya setelah di bridge mode?apa ada pengaruhnya ke settingan vpi dan vci nya? tks utk jawabannya.

  17. noname says:

    wah mantap mas, setelah saya coba berhasil, tapi yang jadi masalah kenapa saya tidak bisa akses ip public ketika berada pada jaringan yang sama, jadi selalu mengakses alamat modem. namun ketika saya mengakses dari luar (jalur internet yang berbeda) ip public ini bisa diakses. jadi saya ingin satu modem tersebut bisa akses internet dan juga bisa akses ip public saya…mohon pencerahannya…terima kasih…

  18. hendro says:

    mas numpang naya..tolong di jawab dong
    saya pake modem adsl huawei, koneksi speedy. ga tahu kenapa tiba2 aja modem connect, tapi ga bisa browsing. biasana tuh notebook hidup, nyalain modem, connect langsung bisa brows. tapi tiba2, ga bisa browsing. trus saya nanya ke petugas speedy nya. ktanya modem rusak. trus sama petugasnya di jadiin lewat wan miniport. trus bisa lagi. itu eknapa ya mas…beda koneksi langsung sama wan miniport. trus kalo gitu tuh permasalahnnya kenapa…?
    thanks sbelumnya

  19. Hasta says:

    Terima kasih infonya pak nathan.
    Dulu saya pernah pasang dengan metode ini namun instalasi dilakukan oleh petugas dari sapidinya pak. Setelah beberapa lama modem saya rusak dan saya ganti dengan yang baru. Namun sepertinya ada yang missing pada settingan yang saya lakukan. Topologinya modem adsl -> switch dan dari switch ini dihubungkan ke salah satu pc sebagai dialer nya. Biasanya PC client hanya tinggal menambahkan gateway ke pc dialernya maka sudah bisa konek ke internet tp sekarang kq tidak mau lagi ya pak? Mohon bantuannya…

  20. Wisnu says:

    mas saya mau tanya,saya sudah sudah setting Bridge modem ADSL dan Install Xampp kenapa belum bisa di akses dari luar ya?

  21. bowie says:

    mas tolong dong tutor untuk modem zte speedy yang mode bridge nya,
    kita masih bingung and porek,…hehehehe maklum mas
    masih budak,..modemnya zte wirles zxv10 w300,sblmnya maksih buaannyyyaaaaakk.

  22. budiman Indrajaya says:

    Thanks mas,, lagi butuh banget ni saya info ini

  23. gunk'z says:

    mas kalo buat modem smartfren bisa gak ?

  24. Indra Sakti Harahap says:

    mantap penjelasannya…makasih ya…akhirnya saya bisa juga dapet ip public..

  25. hazellnutt says:

    pak, misal kita sudah berhasil mengubah pppoe menjadi bridge…
    untuk balikinnya gmn pak?
    apa cukup ubah langsung (centang lg pppoe di encapsulation)?
    atau ada cara tersendiri pak

    • @hazellnutt – Cukup dengan nyanyi lagunya SLANK. “Balikin… oh oh Balikin… Modem gue kayak dulu lagi…”
      Hahahaha…
      Merk modemnya apa mas?
      Balikinnya cukup pake INSTING anda sendiri aja koq…

  26. Harry P W says:

    salam kenal mas.., saya mau tanya..apa bisa modem zte zxv10 w300s dijadikan akses point untuk modem CDMA EVDO ataupun GSM? tujuannya untuk membuat hotspot dengan modem zte tersebut melalui akses internet dari modem CDMA ataupun GSM, terimakasih sebelumnya…, ditunggu balasannya…🙂

  27. Harry P W says:

    SALUT BUAT MAS NATHAN ATAS ILMUNYA…, TERIMA KASIH ATAS PEMBELAJARAN YANG DIBERIKAN KEPADA SAYA LANGSUNG MELALUI REMOTE TEAM VIEWER.., BANGGA DAN SALUT DENGAN MAS NATHAN

  28. DDY says:

    gan saya sudah set tapi ngak bisa juga remote server (saya pake win server 2003) apa ada yg kurang di server ane

    • @doddyamijayawinata – A. PC VPN Client bisa PING ke PC lainnya yang ada di dalam jaringan apa tidak? ( test ping ke bbrp PC dan bagaimana hasilnya ).
      – B. Jika tidak bisa PING, cek setting VPN-nya ( cek setting ARP ) atau cek Firewall di PC VPN Client atau PC Client yang ada di dalam jaringan LAN.
      – C. Jika bisa PING ke PC lain, tapi tidak bisa PING ke Server anda, maka coba NON aktifkan dulu atau DISABLE Windows Firewall ata Antivirus Firewall anda.
      – D. Jika bisa PING ke Windows 2003 Server anda tapi tidak bisa Remote Desktop maka coba cek lagi setting Terminal Service pada Windows Server anda.
      So… gimana hasil-nya sekarang ???
      – E. Jika masih belum berhasil juga, berarti anda kurang beruntung atau kurang “Nganteng”. Maka anda bisa menghubungi saya via email atau FB dan selanjutnya bisa saya bantu via remote…

  29. Ahmad Amiruddin says:

    salam mas nathan
    mohon pencerahannya mas…sy ingin membuat sebuah jaringan cafe hotspot di rumah, perangkatnya juga sy sdh siapin mas yaitu hub/switch dengan 2 modem adsl yg salah satunya juga bisa berfungsi sebagai acces point type ZTE zxv10 w300s (pinjaman dari teman), sy sdh coba dengan topologi jaringan yg sy buat; modem adsl (konek ke internet) > hub/switch > pc/server (untuk billing hotspot) > AP (modem zte)…yang ingin sy tanyakan mas apakah topologi jaringan ini bisa sy pakai…krn sy sdh mencobanya mas masih gagal terus…sy mohon pencerahan dan bantuannya mas, dan sebelumnya sy ucapkan terima kasih banyak

  30. adisti says:

    Salam Mas Nathan,
    menyimak bahasan diatas kebetulan saat ini saya sedang coba mempraktikannya, hanya beda penggunaan perangkat.

    Jika mas nathan menggunakan router mikrotik sbg perangkat untuk PPoE nya, saya menggunakan firewall zyxell 5 sbg perangkat untuk PPoE nya.

    Koneksi client ke internet dengan setting modem sbg bridge dan firewall sebagai ppoe nya sudah bisa terkoneksi dgn baik. Namun ada 1 temuan, saat IP lokal modem di ping dari client hasil tes ping RTO.

    Dalam artikel lain dibahas solusinya yakni dengan:
    1. memberikan default gateway yang mengarah ke ip external router atau
    2. lakukan MASQUERADE pada out interface yang mengarah ke modem, agar ip2 client yang terhubung ke router, dapat diteruskan ke modem diwakili oleh router

    dalam kasus penggunaan perangkat mikrotik mungkin banyak dibahas, tapi untuk perangkat zyxell ini saya sedikit kesulitan menemukan solusinya.

    Solusi pertama diatas saya sudah mencoba nya, namun tidak berhasil. Untuk solusi yg ke dua saya belum mencoba karena kebetulan tidak ada fitur masquerade dalam perangkat, hanya ada NAT saja.

    Apa mas nathan bisa memberikan pencerahan dan solusi lain?

    Hatur nuhun,

  31. rulicasef says:

    gan mohon pencerahan… ane punya modem ads wireless 2 unit, dua2 nya sama merek yang dikasih telkom.. berhubung tempat temen ane rada jauh jadi ga nyampe tuh sinyal, nah ane coba yang modem yg satu lagi buat repeater.. ane coba seting jadi bridge mode tapi ga jalan alias ga konek internet, di status sih ane liat konek tapi pass browsing ttp ga jalan. kalo langsung mah dari kabelnya bisa konek ke intenya… kenapa ya bos.. mohon pencerahannya.. trims. btw klo berkenan pencerahannya lewat email ya bos.. thanks

  32. jamal says:

    wah..sangat membantu sekali ini mas..kebetulan saya lagi bikin vpn ni mas..cuman vpn saya masih belum bisa konek mas..waktu saya coba konek dari client ke server ada errornya mas.. “redial=800” seperti itulah errornya mas waktu coba konekin ke vpn server.
    memang sih belu saya utak atik settingan di mdem saya mas.bisakah mas membantu saya?
    saya lagi bikin vpn server+active directorynya,modem yg saya pakai merk tp-link td-w8951nd (belum di setting tapi sudah konek internet seperti biasa default speedy)
    klau berkenan bntuannya mas..bisa via e-mail saya (tekhnik.inside@gmail.com) boleh juga disini..thx b4

  33. Fajar says:

    permisi mau tanya,
    saya sambung inet speedy pake modem router adsl huawei HG532e (modem router) terus sy sambungin ke modem router adsl tp-link w8961nd (adanya itu) trus dari W8961 sambung ke router tp link lain? apakah sambungan dari modemrouter huawei ke w8961nd td pakai bridge mode juga? kalau salah setting apkh bisa pengaruhi kecepatan koneksi? mohon pencerahan. trmksh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s