Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

Artikel ini ditujukan untuk melengkapi artikel saya sebelumnya :

Panduan VMWare Workstation untuk Riset dan Real PC

Artikel ini saya buat dalam konteks Virtualisasi mengunakan VMWare Workstation, walaupun bisa saja di crop sesuai display saja. Tujuannya hanyalah untuk lebih memudahkan dalam memahami serta memudahkan dalam installasi tanpa harus di Install khusus pada sebuah PC ataupun Server. Dan sekalipun sudah ada Windows 2008 Server, saya tetap menyajikan Tutorial Step by Step Installasi Active Directory atau Domain Controller Windows Server 2003. Kenapa ??? Karena Windows 2003 Server R2 SP2 ini lebih sempurna di bandingkan Windows Server 2000 / Windows Advanced Server 2000 serta lebih ringan daripada Windows Server 2008.

Artikel ini setidaknya memberikan wawasan, pengetahuan serta skill “How to Installing and Managing Windows Server” khususnya bagi rekan-rekan yang tidak memiliki biaya untuk mengikuti Training resmi MCSA ataupun MCSE. Dan juga bisa menjadi tambahan wawasan bagi-rekan System Administrator ataupun System Engine Windows Server. Serta artikel ini sebagai dasar pengetahuan dalam memahami artikel saya lebih lanjut mengenai Installasi dan Implementasi Windows Clustering Server System. So… artikel ini hanyalah sebagai sharing pengalaman dan implementasi Windows Server di Corporate.

NOTES : Jangan komentar ‘kenapa bukan Linux‘, karena akan saya bahas juga pada artikel berikutnya. Termasuk Implementasi Linux Clustering Server System. Sekali lagi, artikel-artikel saya ini hanyalah sharing aja bukan bermaksud untuk meng’guru’i karena saya sendiri masih terus belajar dan belajar.

Step by Step Installasi ACTIVE DIRECTORY Windows Server 2003 dalam implementasi untuk Corporate ini akan saya bagi menjadi beberapa bagian atau tahapan, diantaranya adalah :

  1. Tahap Installasi OS Windows Server.
  2. Tahap Installasi / Konfigurasi Active Directory.
  3. Tahap Konfigurasi Group Policy Domain Controller.
  4. Tahap Installasi Email Server / Exchange Server.
  5. Tahap Konfigurasi File Server.
  6. Tahap Konfigurasi Printer Server.
  7. Tahap Konfigurasi Web Server / Internet Information Services.
  8. Dan lain-lain… ( Windows Server Cluster Services… ).

Pada artikel “Step by Step Installasi ACTIVE DIRECTORY Windows Server 2003 (Bagian 1)” ini khusus membahas Installasi awal daripada OS Windows Server 2003 R2. Satu hal yang SANGAT perlu di perhatikan adalah bahwa installasi Windows Server pada PC dengan installasi Windows Server pada Server beneran ato server built-up itu berbeda. Karena hardware-nya juga berbeda sebab mayoritas harddisk server mengunakan harddisk SCSI ataupun harddisk SAS ( Serial Attach SCSI ).

Jadi installasi pada Server beneran saya sarankan mengunakan CD / DVD Installer Smart Guide / Smart Start-nya sesuai merk Server yang kita miliki. Karena CD / DVD Installer Smart Guide / Smart Start sudah otomatis melakukan installasi semua driver Server yang diperlukan termasuk driver harddisk server mengunakan harddisk SCSI ataupun harddisk SAS ( Serial Attach SCSI ) yang mutlak di perlukan sebelum proses installasi Windows Server.

Langkah pertama : Siapkan PC / Virtual Machine dengan harddisk yang cukup, sebaiknya minimal 40 GB.

Langkah Kedua : Siapkan / pastikan Booting From CD First.

Langkah Ketiga : Setelah setting BIOS selesai, simpan dan lakukan restart.

Langkah Keempat : Setelah Booting dari  CD Installer ( bisa dari file ISO maupun dari fisikal CD Installer Windows Server 2003 maka akan muncul seperti dibawah ini. Tekan ENTER untuk melanjutkan proses.

Langkah Kelima : Tekan F8 untuk AGREE dan memulai proses installasi.

Langkah Keenam : Selanjutnya kita atur partisi harddisk yang akan kita install OS Windows 2003 Server ini. Tekan ENTER untuk memulai CREATE Partition.

Langkah Ketujuh : Setelah partisi harddisk telah kita buat, tekan ENTER untuk memulai proses install.

Langkah Kedelapan : Selanjutnya kita pilih Format the partition using NTFS file system. NTFS ini akan sangat bermanfaat pada pengaturan Security suatu folder pada konfigurasi selanjutnya ( setting Folder Permission, dll ).

Langkah Kesembilan : Tunggu hingga proses format selesai dan akan dilanjutkan proses COPY file dari CD Installer ke harddisk.

Langkah Kesepuluh : Selanjutnya kita atur Regional dan Language, tapi kita nanti bisa atur lebih lanjut…

Langkah Kesebelas : Lalu kita masukkan Nama komputer dan Organization…

Langkah Keduabelas : Selanjutnya kita masukkan Serial Number dari License Windows Server kita.

Langkah Ketigabelas : Selanjutnya kita pilih / kita atur mode Licensing Windows Server kita, disini ada 2 pilihan. Yaitu :

– Per-Server ( berdasarkan Concurent User atau User yang nantinya akan terkoneksi ke Server kita ini ).

– Per-Device / Per-User ( masing-masing User atau masing-masing CLient harus punya CAL / Client Access License ).

Langkah Keempatbelas : Selanjutnya kita masukkan Nama Komputer dan Password Administrator.

Langkah Kelimabelas : Lalu kita setting tanggal dan Jam yang tepat lalu klik Next.

Langkah Keenambelas : Tunggu hingga proses selesai.

Langkah Ketujuhbelas : Lalu kita atur / setting IP Address-nya, atau kita dapat atur lebih lanjut nantinya. Jadi kita pilih Typeical setting.

Langkah Kedelapanbelas : Kita atur Workgroup dulu lalu klik Next ( karena kita akan atur Server ini sebagai Domain Controller Server ).

Langkah Kesembilanbelas : Setelah FInish, maka server kita akan melakukan Restart.

Langkah Keduapuluh : Setelah muncul tampilan Login dibawah ini berarti installasi Windows Server kita telah berhasil. Maka selanjutnya kita dapat melakukan Login.

Langkah Keduapuluh Satu : Login dengan Username & Password yang telah kita buat sebelumnya.

Langkah Keduapuluh Dua : Tampilan Pertama setelah kita Login, klik finish aja karena kita akan atur lebih lanjut nantinya.

Langkah Keduapuluh Tiga : Inilah tampilan awal Windows Server after installation, dan selanjutnya kita bisa konfigurasi lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan kita…

Comments
  1. Yuni Roza says:

    Mkasih mas….walau blum terlalu pham…
    pi berusaha ntuk mngerti..:)

    • admin says:

      @Yuni Roza – Ini saran dan trik dari saya. BACA… baca… baca… baca… baca… baca… baca… dan COBA… hingga semakin memahami dan semakin menguasai…

  2. respati says:

    “Artikel ini setidaknya memberikan wawasan, pengetahuan serta skill ‘How to Installing and Managing Windows Server’ khususnya bagi rekan-rekan yang tidak memiliki biaya untuk mengikuti Training resmi MCSA ataupun MCSE. Dan juga bisa menjadi tambahan wawasan bagi-rekan System Administrator ataupun System Engine Windows Server”.

    xixixii….xixii….tau aj ni kang N4TH4N
    i like it….. mksh dah mau shared neh artikel ma kita²
    ditunggu episode berikutnya kang…

    • admin says:

      @Respati – Makasih kembali… saya hanyalah sekedar berbagi dengan membuat artikel ini. Selebihnya terserah anda masing-masing… Makasih juga atas respek dan antusias-nya, semua ini semakin memberikan semangat bagi saya dalam berkarya dan berbagi. Walaupun saya tidak mendapatkan nominal dari artikel-artikel saya ini tapi saya mendapatkan kepuasan tersendiri bisa berbagi dengan teman2 semua…

  3. syarif says:

    pak setelah instalasi selesai penggunaan / setting konfigurasinta gmna..??
    istalasi sudah bs ..cara pakainya yg belum faham..:-P

  4. entok7 says:

    assalammuallaikum,
    mohon pencerahan seputar isa-server dan konfigurasinya apakah gak jauh dengan server nt, n server ? terimakasih sebelumnya

  5. mau tanya seputar vmware bang
    saya dah install ubuntu, windows xp dan backtrak di vmware
    semuanya mode nat
    terus klo baca referensi dari mbah google klo install mikrotik yg belum sukses terinstall saat ini harus mode bridge
    apa bedanya mode nat dan bridge?
    klo windows server pakai mode apa?
    sekarang di os aslinya kok ada dua koneksi vmware network adapter meskipun os vmware nya g ada yg di play?
    dulu pernah konfigurasi windows server 2003 di komputer server hp, apakah bisa cdnya digunakan di vmware? (maklum belum punya isonya dan cd:)
    apakah file iso dari mikrotik harus khusus untuk diinstall di vmware?
    maaf klo pertanyaanya terlalu banyak
    terima kasih sebelumnya buat bang nathan

    salam
    orang yg pengen nekuni IT lagi:)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s