Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

Berikut ini adalah Step by Step Installasi Oracle Enterprise Linux. Materi artikel ini di bagi menjadi :

  1. Installasi Oracle Enterprise Linux saja.
  2. Konfigurasi Pre-Installasi Oracle 10g for Linux.
  3. Installasi Software Oracle 10g Database Server for Linux.
  4. Konfigurasi Database Instance dengan DBCA ( Database Configuration Assistent ).

Sekilas tentang Oracle Enterprise Linux... bahwa OEL adalah OpenSource dari Distro RedHat yang di kembangkan oleh Oracle khususnya sebagai Platform untuk OS bagi Oracle Database Server for Linux. OEL ini se-level dengan Linux CentOS yang merupakan versi FULL FREE dari RHEL. Fitur-fitur dan konten dari OEL ini sangat mirip dengan Fitur-fitur dan konten dari CentOS. Diantaranya yang sangat nampak terlihat adalah fitur / fungsi untuk Clustering dan paket-paket yang di sediakan untuk fungsional akses ke External Storage  / iSCSI, dll. Namun kelebihan OEL sebagai OS bagi Oracle Database Server for Linux adalah ketersediaan paket-paket / Library yang di butuhkan oleh Oracle Database Server for Linux di dalam DVD Installasi OEL. Istilah kasarnya bagi Newbie Linux Oracle adalah bahwa OEL di install seluruh konten-nya maka OS ini sudah siap di installin Oracle Database Server for Linux…

CHaiyaaaa….

Okelah kalau begitu langsung saja kita mulai Installasi Oracle Enterprise Linux dulu…

Pertama : Kita siapkan CD atau DVD Installer Oracle Enterprise Linux yang bisa di download secara gratis di : https://edelivery.oracle.com/

Kedua : Lewati atau Skip saja proses testing CD Media jika kita sudah yakin bahwa kita orang baik-baik.. eech CD / DVD Installer-nya dalam kondisi baik.

Ketiga : Saat muncul tampilan ini, kita klik Next.

Keempat : Pilih Regional setting / negara kita, lalu klik Next.

Kelima : Tentukan layout keyboard, pilih saja U.S English lalu klik Next.

Kenam : Tentukan harddisk yang akan di partisi sebagai media penyimpanan installasi Oracle kita. Lalu pilih Yes.

Ketujuh : Menentukan partisi, sebaiknya gunakan harddisk baru dengan seluruh partisi yang ada ( khususnya bagi Newbie Linux agar tidak bingung pilih Remove All Patition lalu klik Next.

Kedelapan : Pilih Yes untuk memastikan pilihan yang telah kita tentukan tadi lalu klik Next.

Kesembilan : Menentukan IP Address dengan IP Static / Manual Configuration. Lalu klik Next.

Kesepuluh : Tentukan juga IP Gateway dan IP DNS Server kita.

Kesebelas : Tentukan Regional System Clock kita, misalnya kita pilih Jakarta.

Keduabelas : Tentukan Password ROOT. Ingattttt…… Password ROOT ini jangan sampai lupa, catat dan simpan di tempat yang aman…

Ketigabelas : Tentukan Fitur-fitur Server yang akan di install…

Kempatbelas : Tentukan paket-paket yang ingin langsung di install pada awal installasi ini.

NOTES : Saran saya jika anda Newbie Oracle for Linux, pilih atau install saja seluruh LIBRARY. Tapi jika kita mau selektif, berikut ini daftar paket Library yang harus di Install jika mengunakan Distro RedHat sebagai bahan rujukan karena Oracle Enterprise Linux ini berbasis RedHat alias Core-nya dari RedHat :

  1. – setarch-2*
  2. – make-3*
  3. – glibc-2*
  4. – libaio-0*
  5. – compat-libstdc++-33-3*
  6. – compat-gcc-34-3*
  7. – compat-gcc-34-c++-3*
  8. – gcc-4*
  9. – libXp-1*
  10. – openmotif-2*
  11. – compat-db-4*

Kelimabelas : Setelah kita Klik Next, maka selanjutnya akan melakuan proses Partitioning dan Formatting

Keenambelas : Tunggu hingga installasi selesai 100%… duduk dan rileks sambil ngopi dulu yach…

Ketujuhbelas : Setelah installasi FINISH dan melakukan Reboot, keluarkan DVD installasi dan selanjutnya tampil seperti gambar di bawah ini.

Kedelapanbelas : Pada awal installasi Oracle Enterprise Linux kita, kita dapat mengaktifkan ataupun menon-aktifkan SELinux ( Secure Enhanced Linux ) yang berfungsi untuk memfilter akses / port pada OS Server OEL kita ini.

Kesembilanbelas : Kdump dapat di aktifkan ataupun tidak sesuai kapasitas yang kita miliki ataupun kemauan kita. Tujuannya adalah jika ada problem akibat Kernel Crash maka dapat di recovery dengan mudah oleh system karena telah di backup secara otomatis.

Keduapuluh : Atur tanggal dan jam Server kita ini.

Keduapuluh satu : Buat User untuk pertama kali.

Keduapuluh dua : Setting SoundCard ( jika di butuhkan ).

Keduapuluh tiga : Install aplikasi tambahan jika di perlukan…

Keduapuluh empat : Setelah semua selesai maka System akan melakukan proses Reboot seperti tampilan dibawah ini. Tunggu hingga proses selesai. Dan muncul tampilan Ready untuk Login…

Keduapuluh lima : Berikut ini tampilan untuk Login Oracle Enterprise Linux kita… Masukkan Username dan password User Account yang telah kita buat tadi.

Keduapuluh enam : Berikut tampilan Desktop OEL kita dan selanjutnya kita dapat melakukan pengaturan konfigurasi lebih lanjut, khususnya untuk Installasi Oracle Database Server for Linux yang akan di bahas pada artikel berikutnya…

Oke… sampai disini installasi Oracle Enterprise Server telah selesai dan selanjutnya kita bahas tahap berikutnya Pre-Installasi requirement atau persyaratan konfigurasi yang harus di penuhi sebelum kita meng-install Oracle Database Server for linux. Silahkan simak pada artikel :

http://thinkxfree.wordpress.com/2011/05/27/step-by-step-installasi-oracle-database-server-10g-for-linux-bagian-2-oracle-pre-installation/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s