Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

Berikut ini adalah Step by Step Pre-Installasi Oracle Database Server 10g for Linux sebagai kelanjutan dari artikel :

http://thinkxfree.wordpress.com/2011/05/26/step-by-step-installasi-oracle-10g-for-linux-di-oracle-enterprise-linux-5-5-bagian-1-install-os/

Konfigurasi Pre-Installasi adalah persyaratan yang harus kita penuhi sebelum melakukan Installasi Oracle for Linux, sehingga pada saat installasi Oracle Database Server semuanya berjalan lancar …

Pertama : Login sebagai ROOT, lalu lakukan editing atau modifikasi file : /etc/sysctl.conf

Dengan Teks Editor seperti MCEDIT, VI, GEDIT, dll. Misalnya mengunakan :

gedit /etc/sysctl.conf

Lalu tambahkan konfigurasi dibawah ini :

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

kernel.shmall = 2097152
kernel.shmmax = 2147483648
kernel.shmmni = 4096
kernel.sem = 250 32000 100 128
net.core.rmem_default = 262144
net.core.rmem_max = 262144
net.core.wmem_default = 262144
net.core.wmem_max = 262144
fs.file-max = 65536
net.ipv4.ip_local_port_range = 1024 65000

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Kedua : Reload konfigurasi dengan perintah : /etc/sysctl.conf -p

Ketiga : Lakukan editing : gedit  /etc/security/limits.conf
Isinya sebagai berikut :

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

oracle soft nproc 2047
oracle hard nproc 16383
oracle soft nofile 1023
oracle hard nofile 65535

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Keempat : Lakukan editing pada : gedit /etc/pam.d/login

session    required    pam_limits.so

Pastikan seperti gambar dibawah ini :

Kelima : Pastikan untuk me-Non aktifkan SELINUX ( Secure Enhanced Linux ).

SELINUX=disabled

Misalnya dengan perintah : gedit /etc/selinux/config

Keenam : Lakukan editing / modifikasi Release Redhat dengan konten :

redhat-4

( Seperti gambar dibawah ini ). Misalnya dengan : gedit /etc/redhat-release

Ketujuh : Buatlah Group OINSTALL, group DBA, group OPER. Lalu buatlah user oracle sebagai member group DBA dan group ORACLE serta memberikan password-nya sesuai yang kita inginkan.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

groupadd oinstall
groupadd dba
groupadd oper
useradd -g oinstall -G dba oracle
passwd oracle
Misalnya password ===> ora123

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Lihat pada gambar dibawah ini :

Kedelapan : Buatlah folder Installasi dan Folder Installer serta folder penempatan data.

Kesembilan : Login sebagai user oracle, lalu berikan perintah edit Bash Profile misalnya mengunakan GEDIT :

gedit .bash_profile

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

TMP=/tmp; export TMP
TMPDIR=$TMP; export TMPDIR
ORACLE_BASE=/bhi/app/oracle; export ORACLE_BASE
ORACLE_HOME=$ORACLE_BASE/product/10.2.0/db_1; export ORACLE_HOME
ORACLE_SID=bhidb1; export ORACLE_SID
ORACLE_TERM=xterm; export ORACLE_TERM
PATH=/usr/sbin:$PATH; export PATH
PATH=$ORACLE_HOME/bin:$PATH; export PATH
LD_LIBRARY_PATH=$ORACLE_HOME/lib:/lib:/usr/lib; export LD_LIBRARY_PATH
CLASSPATH=$ORACLE_HOME/JRE:$ORACLE_HOME/jlib:$ORACLE_HOME/rdbms/jlib; export CLASSPATH
if [ $USER = “oracle” ]; then
if [ $SHELL = “/bin/ksh” ]; then
ulimit -p 16384
ulimit -n 65536
else
ulimit -u 16384 -n 65536
fi
fi

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Selanjutnya lakukan editing seperti gambar dibawah ini.

Kesepuluh : Login di mode Root, lalu berikan perintah :

xhost +  

Trus buka di Console lain, lalu masuk sebagai user oracle ke folder Oracle Installer dan berikan perintah installasi :

./runInstaller

Selanjutnya mode Installasi Oracle Database Server akan muncul seperti pada gambar di bawah ini :

Oke, tahap berikutnya adalah Installasi Oracle Software yang akan kita bahas dalam artikel berikutnya… :

http://thinkxfree.wordpress.com/2011/05/30/step-by-step-installasi-oracle-10g-for-linux-database-software-only-bagian-3-oracle-installation/

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s