Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

Berikut ini adalah Step by Step cara melakukan konfigurasi Domain Replication Active Directory Server, dimana kita telah memiliki Domain Server misalnya dengan nama THINKXFREE.COM yang di handle oleh sebuah Domain Controller Server dengan nama NODE1 ( berfungsi sebagai Primary Doman Controller Server alias PDC ). Selanjutnya kita telah memiliki sebuah server lain dengan nama NODE2 yang akan kita promosikan menjadi Domain Controller Server kedua alias BackUp Controller Server ( BDC ) atau istilahnya disini kita akan membangun Replication Domain Controller Server.

Apa sich fungsinya dari Replication Domain Controller Server itu ?

Jika kita memiliki sebuah Server saja yang berfungsi sebagai Domain Controller Server, maka apabila Domain Server tersebut mengalami problem yang tidak dapat lagi di lakukan recovery… Maka habislah sudah Domain System kita tersebut bagaikan Ayam yang di tinggal mati oleh induknya.

Namun jika kita memiliki Server Replication Domain Controller alias BDC maka hal tersebut tidak jadi soal karena Backup Domain Controller Server akan mengambil alih fungsi menjadi Primary Doman Controller Server alias PDC.

Sebelum melakukan atau mencoba artikel ini, sebaiknya anda lebih membaca artikel sebelumnya. Yaitu Installasi dan Manajemen Active Directory Windows Server 2003 :

http://thinkxfree.wordpress.com/2010/12/02/step-by-step-installasi-active-directory-windows-server-2003-bag-1

http://thinkxfree.wordpress.com/2010/12/04/step-by-step-installasi-active-directory-windows-server-2003-bag-2

http://thinkxfree.wordpress.com/2011/01/09/step-by-step-installasi-active-directory-windows-server-2003-bag-3-konfigurasi-gpo

http://thinkxfree.wordpress.com/2011/01/09/step-by-step-installasi-active-directory-windows-server-2003-bag-4-konfigurasi-user-domain

Langkah – langkah yang harus kita lakukan untum membangun Replication Domain Controller Server adalah :

1. Kita siapkan dan pastikan lebih dulu fungsional dari Primary Doman Controller Server / PDC kita dengan OS Windows 2003 Server R2 SP2. Contohnya pada gambar di bawah ini Domain Controller dengan nama thinkxfree.com di handle oleh Server NODE1.

2. Kita siapkan juga server dengan NODE2 yang telah kita install OS Windows 2003 Server R2 SP2 yang masih dalam kondisi belum JOIN DOMAIN alias cukup sebagai member Workgroup saja. Selain itu, pastikan setting IP Address sudah benar alias 1 network dengan Server NODE2.

3. Selanjutnya dari Server NODE2, kita berikan perintah DCPROMO dari menu RUN.

4. Klik OK saat muncul tampilan Active Directory Installation Wizard seperti gambar dibawah ini…

5. Klik NEXT saat muncul OS Compatibility seperti dibawah ini :

6. Selanjutnya pada Domain Controller Type, kita pilih Opsi “Additional domain controller for an existing domain”.

7. Pada tahap ini kita masukkan Domain Admin thinkxfree.com yang telah kita buat sebelumnya… Lalu klik Next…

8. Selanjutnya kita tentukan nama Domain yang kita buat, bisa dengan pilihan Browse

Lalu Klik Next

9. Selanjutnya menentukan folder alokasi untuk Database Active Directory Service. Klik Next

10. Selanjutnya menentukan folder alokasi untuk SYSVOL alias Domain Public Folder. Lalu Klik Next

11. Selanjutnya menentukan Password untuk Restore Mode Directory Service. Sebaiknya masukkan Password Domain Admin lalu Klik Next

12. Selanjutnya akan ditampilkan nama Folder-folder yang telah kita tentukan tadi. lalu klik NEXT

13. Selanjutnya kita klik Next untuk memulai proses Active Directory Replication creation…

14. Selanjutnya klik FINISH

15. Proses selanjutnya kita lakukan RESTART Server NODE2 ini…

16. Setelah proses RESTART selesai dan Server sudah UP kembali, selanjutnya kita lihat proses LOGIN sudah ada penampilan baru dengan adanya Opsi pilihan Login Domain THINKXFREE.COM… Masukkan Username + Password lalu klik OK untuk LOGIN

17. Selanjutnya kita lihat di Computer Properties maupun di menu Domain Controller pada Active Directory Users and Computers

Oke… Tutorial ini sudah sangat jelas, semoga bermanfaat……….

Salam……..

Nathan Gusti Ryan

Comments
  1. Nice Boy says:

    Keren Abisssss…..
    Makasih banyak udah mau berbagi Ilmu….

    Mantaaaaap…….!!!!

  2. Nice Boy says:

    Benar-benar sangat bermanfaat…. Terima kasih…

  3. titok says:

    gue udah jalanin, tapi kok pas PDC-nya mati , BDC-nya jadi ga berfungsi ya? memang begitu atau seharusnya disaat PDC mati , BDC take over primary?

    • @Titok – Mestinya bisa berfungsi dengan lancar. Kalo di Windows NT Server emang ada istilah PDC dan BDC. Tapi sejak di Windows 2000 Server, konfigurasi di salah satu Domain Server akan otomatis langsung update ke Domain Server yang lain…

  4. verOOnly says:

    untuk DNS gimana yah?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s