Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

Berikut ini saya sharing langkah-langkah dalam membuat DHCP Server pada Windows Server 2003. DHCP Server adalah sebuah server yang berfungsi untuk memberikan IP Address secara otomatis kepada PC atau Client yang IP Address-nya di setting Otomatis sehingga dapat di gunakan untuk koneksi pada suatu jaringan LAN ataupun jaringan kerja yang telah disediakan.

DHCP Server merupakan salah satu Fitur atau salah satu Services dari Windows Server… Tentunya DHCP Server harus kita atur dengan konfigurasi sedemikian rupa sehingga User tidak perlu ribet untuk menghafal IP Address-nya. Apalagi User yang mengunakan Laptop yang sering mengunakannya pada jaringan HotSpot di luar kantor.

Tahap-tahap yang kita lakukan dalam konfigurasi DHCP Server adalah :

1. Pastikan fitur atau aplikasi DHCP Server sudah ada atau sudah di install pada Windows Server kita. Kita bisa cek pada menu Control Panel lalu pilih Add Remove Programs. Selanjutnya kita pilih menu Add/Remove Windows Componen. Lalu cek menu DHCP pada komponen Networking Services.

2. Selanjutnya masuk ke menu Administratif Tools lalu pilih menu DHCP. Lalu pada Server kita klik kanan terus pilih Authorize untuk mengaktifkan Otorisasi Server ini sebagai DHCP Server.

3. Selanjutnya kita Klik kanan lagi lalu pilih New Scope.

4. Lalu klik Next untuk memulai proses.

5. Masukkan Nama DHCP Server kita dan deskripsinya.

6. Lalu masukkan IP Address Range yang akan di sediakan oleh DHCP Server kita ini. Misalnya pada contoh ini mengunakan IP Address : 192.168.43.120 – 192.168.43.129. Serta tentukan Subnetnya seperti contoh di bawah ini.

7. Selanjutnya tentukan IP Address Excluded alias IP Address yang di kecualikan atau tidak boleh digunakan dalam range IP DHCP kita ini. Kalau tidak ada IP Address Excluded, kita kosongkan saja.

8. Selanjutnya kita kita tentukan LEASE TIME alias waktu sewa yang kita berikan pada PC / Laptop Client dalam mengunakan IP Otomatis yang kita sediakan. Misalnya pada contoh ini kita berikan waktu Lease Time selama 6 jam.

9. Klik Next untuk memulai Konfigurasi yang telah kita tentukan tadi.

10. Tentukan IP Gateway Internet yang di gunakan pada jaringan kita (  IP : 192.168.43.1  jika client DHCP di berikan akses internet juga loh… )..

11. Tentukan nama Parent Domain kita dan tentukan IP DNS Server yang ada di jaringan kita. Pada contoh ini kita mengunakan IP DNS Server local ( 192.168.43.21 dan 192.168.43.22 ) dan IP DNS untuk akses internet ( 192.168.43.1 ).

12. Tentukan IP Address Wins Server yang ada di jaringan kita. Pada contoh ini kita mengunakan IP WINS Server local ( 192.168.43.21 dan 192.168.43.22 ).

13. Klik Next untuk memulai proses pembuatan DHCP berdasarkan Scope yang telah kita buat tadi.

14. Klik Finish yang menandakan pengaturan kita telah selesai dan berhasil.

15. Selanjutnya kita bisa melihat maupun mengedit pengaturan DHCP Server kita serta dapat menambahkan Scope lagi yang lain. Okey… Mudah sekali dan selamat mencoba…

Comments
  1. abdul qohhar says:

    bapa mohon maaf ini saya numpang copas buat bahan KKP

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s