Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

DHCP Server atau Dynamic Host Configuration Protocol adalah sebuah server yang berfungsi untuk memberikan IP Address Otomatis pada suatu jaringan LAN sehingga  PC / Laptop Client akan mendapat IP Address otomatis ( jika Network Interface pada PC / Laptop Client di setting IP Address Automatic ).

Apabila pada suatu jaringan LAN tidak ada DHCP Server, maka PC / Laptop Client tidak akan bisa terkoneksi ke jaringan LAN jika tidiaki lakukan setting IP Address STATIC.

Agar lebih mudah dalam memahami DHCP Server ini dan bisa membandingkan dengan DHCP Server pada Mikrotik, silahkan baca dulu artikel ini :

http://thinkxfree.wordpress.com/2011/10/12/step-by-step-konfigurasi-dhcp-server-mikrotik/

dan

http://thinkxfree.wordpress.com/2011/07/17/step-by-step-installasi-dhcp-server-pada-windows-server-2003/

Membuat DHCP Server bukanlah sebuah perkerjaan yang susah atau sulit, karena semua Router, semua Modem ADSL, semua Access Point, maupun peralatan atau active device itu pada umumnya sudah di lengkapi dengan fitur DHCP Server. Termasuk OS Windows Server maupun OS lainnya, namun membuat DHCP Server di OS Linux CentOS ini merupakan keahlian tersendiri. Artinya… pemahaman membuat DHCP Server di OS Linux ini merupakan pelengkap Skill dari pada seorang System Administrator alias bukan HANYA BISA mengandalkan fitur DHCP Server suatu device doang, namun kita bisa create secara custom…

Okey, kita mulai Step by Step Konfigurasi DHCP Server dengan OS  Linux CentOS 6

1. Install Paket DHCP Server yang di butuhkan dengan perintah :

# yum -y install dhcp

2. Kemudian kita buat sebuah File Konfigurasi DHCP Server yang di letakkan pada folder : /etc/dhcp/dengan nama file : dhcpd.conf

Kita bisa mengunakan perintah :

# nano dhcpd.conf

Atau mengunakan perintah :

# vi dhcpd.conf

3. Selanjutnya pada File Konfigurasi  : /etc/dhcp/dhcpd.conf  ini kita isi dengan perintah :

default-lease-time 600;
max-lease-time 7200;
option subnet-mask 255.255.255.0;
option broadcast-address 192.168.222.255;
option routers 192.168.222.2;
option domain-name-servers 8.8.8.8, 8.8.4.4;

subnet 192.168.222.0 netmask 255.255.255.0 {
   range 192.168.222.100 192.168.222.200;
}


4. Kemudian simpan File Konfigurasi  : /etc/dhcp/dhcpd.conf  ini lalu kita jalankan / kita running DHCP Server dengan perintah :

# service dhcpd start

5. Sampai disini tugas kita membuat DHCP Server Standart sudah selesai. Selanjutnya jika kita ingin membuat IP Address Reservation, yang fungsinya agar DHCP Server kita memberikan IP Address tertentu untuk PC Client / Laptop yang memiliki Mac Address tertentu. Kita edit lagi file konfigurasi dan menambahkan konfigurasi sebagai berikut :

host pc-client1 {
      option host-name "pc-client1.thinkxfree.com";
      hardware ethernet 00:A0:78:9C:9D:9E;
      fixed-address 192.168.222.90;
   }

host pc-client2 {
      option host-name "pc-client2.thinkxfree.com";
      hardware ethernet 00:A1:DD:71:C1:F1;
      fixed-address 192.168.222.91;
   }

6. Kemudian simpan File Konfigurasi  : /etc/dhcp/dhcpd.conf  ini lalu kita restart DHCP Server dengan perintah :

# service dhcpd restart

7. Untuk membuat DHCP Server ini services-nya otomatis Running saat CentOS Server ini StartUp ( seperti AUTOEXEC.BAT pada Windows ), maka berikan perintah :

# chkconfig dhcpd on

8. Selanjutnya saat CentOS Server kita Startup, perhatikan Service DHCPD sudah otomatis di jalan kan…

Okelah kalau begitu, sampai disini tugas kita sudah selesai dalam melakukan konfigurasi DHCP Server. Selamat mencoba…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s