Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

Berikut ini saya sharing tentang “VPN LAN TO LAN DENGAN MIKROTIK PPTP DAN BRIDGING SERTA EOIPTUNNEL”. Konfigurasi jaringan seperti pada gambar di atas.

Garis Besar Tahapan-Tahapan yang akan kita lakukan untuk membuat LAN to LAN with VPN adalah sebagai berikut :

1. Membuat desain / Topologi jaringan dan menyiapkan IP Address yang diperlukan.

2. Membuat PPTP Server di Router 1.

3. Membuat Interface EOIPTUNNEL di Router 1.

4. Membuat Bridge dengan Interface VPN dan Interface EOIPTUNNEL di Router 1.

5. Membuat PPTP Server di Router 2.

6. Membuat Interface EOIPTUNNEL di Router 2.

7. Membuat Bridge dengan Interface VPN dan Interface EOIPTUNNEL di Router 2.

8. Testing hasil konfigurasi / testing konektifitas antar LAN.

Langkah-langkah secara detail dalam membangun “VPN LAN TO LAN DENGAN MIKROTIK PPTP DAN BRIDGING SERTA EOIPTUNNEL” adalah sebagai berikut :

Pertama : Kita Cek Mikrotik Router 1, misalnya mengunakan IP Public : 202.162.202.1

Kedua : Kita Cek Mikrotik Router 2, misalnya mengunakan IP Public : 202.162.202.2

Ketiga : Pada Mikrotik Router 1, kita harus lakukan konfigurasi sebagai VPN Server. Caranya dengan membuat PPTP Server. Teknik konfigurasi-nya tidak berbeda dengan konfigurasi VPN Server pada artikel sebelumnya ini :

http://thinkxfree.wordpress.com/2010/04/16/step-by-step-membangun-vpn-server-dgn-mikrotik/

Setelah pembuatan VPN Server selesai, maka langkah selanjutnya adalah kita buat sebuah Interface EOIPTUNNEL.

Setelah pembuatan VPN Server dan Interface EOIPTUNNEL selesai, maka langkah selanjutnya adalah kita buat sebuah BRIDGE dengan Port Interface EOIPTUNNEL dan Port VPN.

Selanjutnya kita setting 2 buah Port untuk BRIDGE yang telah buat diatas.

Langkah selanjutnya adalah konfigurasi VPN Client pada Mikrotik Router ke 2. Kita buat Profile VPN Client-nya lebih dulu.

Sekarang kita buat Interface PPTP CLIENT.

Setelah Interface PPTP Client berhasil kita buat, maka selanjutnya kita buat sebuah Interface EOIPTUNNEL.

Setelah pembuatan Interface VPN Client dan Interface EOIPTUNNEL selesai, maka langkah selanjutnya adalah kita buat sebuah BRIDGE dengan Port Interface EOIPTUNNEL dan Port VPN.

Selanjutnya kita setting 2 buah Port untuk BRIDGE yang telah buat diatas.

Okey… konfigurasi kita sampai disini telah selesai. Selanjutnya kita tinggal melakukan testing koneksi, baik dari antar Mikrotik maupun antar PC Client di kedua LAN tersebut…

Comments
  1. hasan99123 says:

    ini dia yang ditunggu akhirnya keluar😀

  2. ery says:

    mantap gan, numpang test. dua warnet sy sdh sy set spt bung nathan bisa ping ke 192.168.101.151 dari MIKrotik B dan 152 dari mikrotik A. namun ping ke client g bs. info ip local mikrotik sama (192.168.0.1), ip client A (192.168.0.100 ~ 120) client B (192.168.0.10 ~ 20). dan IP saya keduanya publik apa bisa di hubungkan dengan DDNS ? pls advice. trims n semoga banyak pahalanya buat bung nathan ….

  3. Ari says:

    Saya coba setting spt di atas…tapi antar komputer client antara pusat dan cabang tidak bisa ping..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s