XPS-VMTurbo-Logo

Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

VMTurbo adalah salah satu Tool Third party VMWare yang sangat bermanfaat dan sangat membantu kita dalam melakukan monitoring dan reporting pada Virtual Server kita. VMTurbo tersedia dalam bentuk Appliance yang terpisah untuk kita gunakan dalam melakukan monitoring VMware ESX / vSphere, Microsoft Hyper-V 2012 R2, Citrix XenServer, Red Hat Enterprise Virtualization, Cloud Control untuk OpenStack. Oleh sebab itu, pilih dan download-lah sesuai platform yang anda gunakan.

Dalam tutorial ini, penulis meng-implementasikan VMTurbo untuk melakukan monitoring VMware ESX / vSphere. Langkah-langkah installasi-nya sangat mudah. Tahap-tahapnya adalah sebagai berikut :

1. Siapkan Material Installer yang bisa kita download disini :

http://vmturbo.com/downloads/operations-manager-30-day-trial/
  Download-VMTurbo-30-Day-Trial

2. Pada vSphere Client, kita pilih menu File lalu Deploy OVF Template.

VMTurbo-Install-001a

3. Selanjutnya pilih folder Installer hasil download tadi. Lalu klik Next.

VMTurbo-Install-001b

4. Selanjutnya klik Next untuk melanjutkan proses.

VMTurbo-Install-002

5. Klik Next lagi untuk menyetujui EULA dan melanjutkan proses.

VMTurbo-Install-003

6. Tentukan nama VM lalu klik Next untuk melanjutkan proses.

VMTurbo-Install-004

7. Pilih Datastore untuk penempatan VM dari appliance VMTurbo ini lalu kita klik Next untuk melanjutkan proses.

VMTurbo-Install-005

8. Pilih format virtual disk Thin Provisioning, lalu klik Next untuk melanjutkan proses.

VMTurbo-Install-006

9. Selanjutnya kita klik Finish untuk memulai proses installasi VMTurbo Appliance ke vSphere kita.

VMTurbo-Install-007

10. Tunggu hingga proses Deploy Appliance selesai.

VMTurbo-Install-008

11. Setelah muncul komentar Completed Succesfully, klik Close.

VMTurbo-Install-009

12. Cek di vSphere kita sudah muncul VM yang telah kita buat.

VMTurbo-Install-010

13. Perhatikan pada Summary VMTurbo, memory yang disyaratkan adalah 16 GB dan 2 vCPU. Tapi penulis coba gunakan vRam 2 GB saja VMTurbo sudah bisa running dengan baik.

VMTurbo-Install-011

14. Lakukan Power On VMTurbo kita.

VMTurbo-Install-012

15. Perhatikan IP Address yang kita dapatkan dari DHCP Server untuk VMTurbo. Disini mendapatkan IP Address : 192.168.1.15. Catat dan ingat IP Address ini karena kita akan mengakses-nya via WebBrowser. Catat juga account root / administrator default VMTurbo dibawah :

Username / Password OS : root / vmturbo
Username / Password Manage : administrator / administrator 

VMTurbo-Install-013

16. Selanjutnya kita buka WebBrowser dan akses IP address : 192.168.1.15, Username / Password : administrator / administrator

VMTurbo-Install-014

17. Selanjutnya akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini, lalu klik Next.

VMTurbo-Install-015

18. Selanjutnya kita bisa memilih Trial 30 hari atau memilih Free Virtual Health Monitor. Lalu klik Next.

VMTurbo-Install-016a

19. Kita bisa melakukan request License Trial 30 hari yang akan dikirim ke email kita.

VMTurbo-Install-016b

20. Masukkan / paste License yang telah kita miliki dan setelah success entry license tersebut kita klik Next.

VMTurbo-Install-017

21. Selanjutnya saat muncul tampilan seperti dibawah ini, klik menu ADD untuk memasukkan IP Address vCenter kita.

VMTurbo-Install-018

22. Masukkan IP Address vCenter kita, lalu klik Save.

VMTurbo-Install-019

23. Setelah IP Address vCenter kita di validasi, klik Next untuk melanjutkan proses.

VMTurbo-Install-020

24. Selanjutnya kita bisa melakukan konfigurasi otomatis mengirim email jika ada hal kritikal pada server kita. Masukkan email lalu kita klik Next untuk melanjutkan proses.

VMTurbo-Install-021

25. Rangkaian proses StartUp dan installasi VMTurbo kita telah selesai. Selanjutnya klik Finish.

VMTurbo-Install-022

26. Berikut ini adalah screenshot report dari VMTurbo.

VMTurbo-Install-023

 

VMTurbo-Install-024

 

VMTurbo-Install-025

 

VMTurbo-Install-026

 

VMTurbo-Install-027

 

VMTurbo-Install-028

Selamat mencoba dan mengunakan fitur-fitur VMTurbo ini… Salam IT…

 

Comments
  1. Di tunggu serial nya😀

  2. Untuk mengganti IP DHCP menjadi IP Static giman ya om.
    saya coba ganti menjadi static malah unreachable

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s