Archive for the ‘Datacenter’ Category

xps-windows-2012-iSCSI-Initiator-logo

Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

Berikut ini adalah tutorial Step by Step Installasi dan Konfigurasi membangun Windows Server 2012 R2 Clustering Server dengan Virtualisasi VMWare. Sebelum membaca tutorial ini lebih lanjut, silahkan baca tutorial yang telah dibuat sebelumnya dibawah ini :

https://thinkxfree.wordpress.com/2010/03/15/konsep-dan-teknis-clustering-server-bag-1/
https://thinkxfree.wordpress.com/2011/06/27/step-by-step-installasi-windows-server-cluster-services/

Microsoft telah membuat fitur Windows Cluster Server sejak OS versi Windows Server 2000 Advanced Server. Selanjutnya dikembangkan pada Windows Server 2003, Windows Server 2008 dan Windows Server 2012. Setiap versi server memiliki sedikit banyak fitur pengembangan maupun teknis installasi-nya.

Apa sich Fungsi Clustering Windows Server ini?

Basic Concept Disaster Recovery adalah Everything Redundant. Redundancy ini untuk membangun atau menciptakan server yang memiliki High Availability tinggi alias Server yang selalu tersedia bagi client karena jika salah satu server mengalami DOWN maka fungsionalnya akan diambil alih oleh server yang lain. Inilah tujuan dari Clustering Windows Server yaitu untuk menciptakan server yang memiliki High Availability tinggi alias Zero Downtime.

Sebelum memulai installasi Windows Cluster Server, penguasaan dan pemahaman akan konfigurasi Active Directory sangat dibutuhkan. Serta penguasaan dan pemahaman akan konfigurasi SAN atau NAS, sebab Clustering Server ini membutuhkan Shared Storage berupa SAN atau NAS. Baca tuorial dibawah ini untuk membuat NAS :

https://thinkxfree.wordpress.com/2015/03/13/step-by-step-installasi-dan-konfigurasi-membangun-nas-server-dengan-windows-server-2012-r2/
https://thinkxfree.wordpress.com/2015/03/13/step-by-step-installasi-dan-konfigurasi-nas-server-dengan-freenas-9-3/
https://thinkxfree.wordpress.com/2012/06/17/step-by-step-konfigurasi-iscsi-target-software-windows-2008-server-r2-membuat-external-storage-under-w2k8/
https://thinkxfree.wordpress.com/2015/03/13/step-by-step-konfigurasi-iscsi-initiator-windows-server-2012-r2-untuk-mengakses-freenas/

 

Selanjutnya perhatikan Layout Desain atau Topologi dari Clustering Server yang akan kita bangun dibawah ini :

 

Topology-MS-Windows-2012-R2-Cluster

Pada tutorial ini, kita akan mempersiapkan :

  1. Sebuah server dengan OS Windows Server 2012 R2 sebagai Active Directory Domain Services.
  2. Sebuah NAS Server ( FeeNAS atau Windows Server 2012 R2 NAS ).
  3. Dua buah server dengan OS Windows Server 2012 R2 yang akan berfungsi sebagai Cluster Node1 dan Node2.

Pada prakteknya, kita bisa membangun keempat server diatas dalam bentuk fisik server atau PC, maupun 4 buah Virtual Machine. Kempat server dapat mengunakan resource yang sama per-server / per-VM, yaitu : 2 Core vCPU, 4 GB vRam.

(more…)

Advertisements

Logo-XPS-CITRIX-XenServer

Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

 

Berikut ini saya sharing Step by Step konfigurasi menambahkan Local Harddisk untuk Repository pada Virtualisasi Citrix XenServer 6.5.0. Langkahnya sangat mudah, misalnya pada XenServer ini sudah mengunakan harddisk 500 GB pada waktu installasi lalu saya menambahkan harddisk 2 TB. Kita bisa mengakses konsole XenServer mengunakan Putty atau Remote Console yang lainnya serta kita juga bisa mengakses konsole via XenCenter.

1. Sekarang kita buka akses XenServer kita via Putty seperti gambar dibawah ini.

Install-New-Local-Disk-Repository-CITRIX-XenServer-6.5.0-001

(more…)

Logo-XPS-CITRIX-XenServer

Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

   1. Download bahan baku / material-nya disini :

http://www.xenserver.org/overview-xenserver-open-source-virtualization/download.html

Install-XenCenter-6.5-001

(more…)

XPS-VMTurbo-Logo

Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

VMTurbo adalah salah satu Tool Third party VMWare yang sangat bermanfaat dan sangat membantu kita dalam melakukan monitoring dan reporting pada Virtual Server kita. VMTurbo tersedia dalam bentuk Appliance yang terpisah untuk kita gunakan dalam melakukan monitoring VMware ESX / vSphere, Microsoft Hyper-V 2012 R2, Citrix XenServer, Red Hat Enterprise Virtualization, Cloud Control untuk OpenStack. Oleh sebab itu, pilih dan download-lah sesuai platform yang anda gunakan.

Dalam tutorial ini, penulis meng-implementasikan VMTurbo untuk melakukan monitoring VMware ESX / vSphere. Langkah-langkah installasi-nya sangat mudah. Tahap-tahapnya adalah sebagai berikut :

(more…)

xps-vcenter-5.5-logo

Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

VMWare vCenter adalah sebuah Server yang berfungsi untuk mengontrol, me-manage, serta melakukan berbagai konfigurasi pada sejumlah Host vSphere Server maupun VM serta kolaburasi untuk vMotion serta sejumlah fitur enterprise lainnya. Jika punya 5 buah Host vSphere Server, maka pastinya untuk me-remote kelima vSphere tersebut kita harus membuka 5 vSphere Client. Ribet bukan?

Nah… jika kita mengunakan vCenter, maka kita tidak perlu lagi membuka 5 vSphere Client untuk me-remote kelima vSphere Server tersebut. Cukup kita me-remote ke vCenter dan selanjutnya kita dengan me-remote kelima vSphere Server tersebut via vCenter ini.

Penulis sudah sharing pada artikel sebelumnya untuk Step by Step installasi vCenter Appliance maupun vCenter Customize Installation versi 5.5 :

https://thinkxfree.wordpress.com/2014/10/22/step-by-step-installasi-vmware-vcenter-versi-5-5-custom-installation/
 
https://thinkxfree.wordpress.com/2014/05/20/step-by-step-installasi-vmware-vcenter-appliance-versi-5-5/

Tutorial lanjutan ini adalah bagaimana kita mengakses vCenter tersebut, menambahkan Host vSphere Server, membuat DataCenter, membuat Cluster Server serta melakukan monitoring dan manajemen server-server vSphere kita melalui vCenter.

(more…)

SPECIAL TRAINING VIRTUALIZATION VMWARE BASIC - ADVANCED - 20-21 September 2014

XPS-StarWind-NAS

Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

 

Setelah kita selesai melakukan installasi dan konfigurasi StarWind NAS seperti pada tutorial ini :

http://thinkxfree.wordpress.com/2014/08/14/step-by-step-starwind-installation-build-starwind-nas-by-your-self-with-windows-server-2008-2012/

Maka selanjutnya kita akan melakukan Konfigurasi Client untuk akses StarWind NAS tersebut. Kali ini penulis akan mengunakan Client dengan OS Windows 7 dan mengunakan VMWare vSphere pada artikel berikutnya. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

iSCSI-Initiator-Windows-001

 

(more…)

XPS-StarWind-NAS

Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

 

Setelah sekian banyak mengangkat artikel membangun NAS dengan FreeNAS, NAS4Free, Windows Server 2008 iSCSI Target, kali ini penulis angkat artikel dengan mengunakan produk StarWind + Win2008 or Win2012. Kita bisa membangun StarWind NAS di Bare Metal maupun di Virtual. Penulis sudah cukup banyak berpengalaman membangun NAS pada kedua platform ini ( P & V ). Jadi yang perlu diperhatikan disini adalah “Tips and Trick”-nya. Tentunya membuat resep masakan yang benar-benar sedap dan lezat ini butuh waktu dan pengalaman yang cukup memadai. Sehingga hasilnya “Bukan asal masakan yang bisa dimakan doang, tapi memiliki cita rasa dan kelezatan yang mak nyus uenak tenan gitu”… hahaha…

Ok, langsung saja kita persiapkan bahan-bahan yang akan kita masak :

  1. Sebuah Server denganProcessor minimal Dual Core ( sebaiknya Quad Core atau yang lebih tinggi ).
  2. Memory Server minimal 8 GB ( sebaiknya 16 GB / 32 GB ).
  3. Sebuah harddisk untuk OS minimal 300 GB ( sebaiknya di Mirror atau RAID 1 ).
  4. Sebuah harddisk untuk NAS minimal 1 TB ( sebaiknya di Mirror atau RAID 1 boleh juga di RAID 5 ).
  5. Sebuah ethernet / NIC 1G, kalau ada sich pake 10G.
  6. Sebuah UPS diperlukan agar NAS Server kita dapat terjaga Power Source-nya.

Sebelum kita lanjutkan pada proses Installasi, coba kita renungkan dulu “Apa sich yang akan kita dapatkan dari pembuatan NAS sendiri ini?“.

Sekarang kita bayangkan, berapa harga sebuah produk NAS yang sudah jadi? Paling jelek dan paling murah harganya masih di atas 50 juta rupiah ( Rackmounted branded NAS ). Kalau harga produk NAS yang standart corporate itu harganya 100 juta rupiah. Sedangkan harga sebuah server yang sudah support Dual / redundant Power Supply Unit ( PSU ), dan sudah support RAID 5 itu harganya sekitar 30 juta rupiah. So… kalo harga NAS standart-nya itu 100 juta rupiah dan kita bisa bangun NAS sendiri dengan server seharga 30 juta rupiah, maka kita bisa menghemat budget hingga 70%.

(more…)

XPS-vCenter-5.5-Logo

 

Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

VMWare vCenter adalah sebuah Server yang berfungsi untuk mengontrol, me-manage, serta melakukan berbagai konfigurasi pada sejumlah Host vSphere Server. Jika punya 5 buah Host vSphere Server, maka pastinya untuk me-remote kelima vSphere tersebut kita harus membuka 5 vSphere Client. Ribet bukan? Nah… jika kita mengunakan vCenter, maka kita tidak perlu lagi membuka 5 vSphere Client untuk me-remote kelima vSphere Server tersebut. Cukup kita me-remote ke vCenter dan selanjutnya kita dengan me-remote kelima vSphere Server tersebut via vCenter ini.

Fungsi dari vCenter itu sendiri cukup banyak, diantaranya untuk pengaturan DataCenter, Clustering vSphere, dll. Baca artikel dibawah ini selengkapnya :

http://thinkxfree.wordpress.com/2013/07/03/vmware-vcenter-5-for-vmware-cluster-drs/

Berikut ini adalah tutorial Step by Step Installasi VMWare vCenter Appliance 5.5, yang merupakan kelanjutan artikel sebelumnya yang dapat anda lihat pada link tutorial installasi VMWare vCenter 4.1 di bawah ini :

http://thinkxfree.wordpress.com/2011/11/13/step-by-step-installasi-vmware-vcenter-server-4-1/

Sedangkan tutorial installasi VMWare vSphere / VMWare ESX 5, dapat dilihat pada artikel dibawah ini :

http://thinkxfree.wordpress.com/2014/04/29/step-by-step-installasi-vmware-vsphere-5-5/
http://thinkxfree.wordpress.com/2011/11/08/step-by-step-installasi-vmware-esx-5

Sedangkan di bawah ini adalah link tutorial installasi VMWare ESX 4 :

http://thinkxfree.wordpress.com/2011/03/09/step-by-step-installasi-virtualisasi-server-vmware-esxi-4

Hardware yang dibutuhkan untuk installasi vCenter 5.5, pastikan Server / PC Server kita memenuhi requirement berikut ini :

  1. Processor minimal Dual Core 64bit. Sebaiknya mengunakan Intel i3 / i5 / i7, dll.
  2. Memory minimal 6 GB. Sebaiknya memory yang lebih besar, misalnya 8 GB / 12 GB / 16 GB , dll.
  3. Free Space Harddisk minimal 80 GB. Sebaiknya lebih besar lebih baik, misalnya 200 GB / 300 GB.
  4. Lebih di rekomendasikan PC Server atau VM yang terpisah dengan Host vSphere yang di Manage oleh vCenter ini.
  5. Ethernet 1 Gbps, kalau ada sebaiknya disediakan minimal 2 Ethernet sebagai redundancy atau failover.

(more…)

Brosur Info Workshop OPTIMALISASI SERVER with VIRTUALIZATION CLOUD TECHNOLOGY ( 23-25 Mei 2014)

(more…)