Archive for the ‘Windows Server 2012’ Category

xps-windows-2012-iSCSI-Initiator-logo

Penulis artikel : Nathan Gusti Ryan

Jika kita melakukan Clonning VM dengan OS Windows Server 2008 / 2008 R2 / 2012 / 2012 R2 / Windows 7 / Windows 8, lalu saat kita akan melakukan Join Domain muncul pesan sponsor bahwa anda tidak bisa melakukan Join Domain maka kita harus melakukan Sysprep agar Unix ID VM tersebut bisa di release agar menjadi fresh seperti VM yang baru di install.

Dalam berbagai kasus baik Clonning VM maupun Template VM, sebaiknya lakukan proses SYSPREP. Tahapan-tahapan yang harus kita lakukan adalah sebagai berikut :

(more…)

Advertisements

xps-windows-2012-iSCSI-Initiator-logo

Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

NAS ( Network Attach Storage ) adalah Storage yang diakses oleh sejumlah server secara bersamaan mengunakan protokol komunikasi TCP-IP. Windows Server 2012 R2, Windows Server 2012, Windows Server 2008 R2 memiliki fitur yang dapat memfungsikan server menjadi NAS. Sedangkan fungsi NAS sendiri bisa kita fungsikan sebagai Shared Storage untuk Clustering Server maupun sebagai Datastore untuk VMWare vSphere. Perhatikan desain dibawah ini :

XPS-Clustering-Server-On-Virtualization-with-vSphere-on-2-Machine-1-NAS-Design-Jan-2015

(more…)

xps-windows-2012-iSCSI-Initiator-logo logo-freenas-9-3

Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

Setelah kita membuat Storage NAS dengan FreeNAS pada artikel sebelumnya :

https://thinkxfree.wordpress.com/2015/03/13/step-by-step-installasi-dan-konfigurasi-nas-server-dengan-freenas-9-3/
https://thinkxfree.wordpress.com/2015/03/13/step-by-step-installasi-dan-konfigurasi-membangun-nas-server-dengan-windows-server-2012-r2/

Selanjutnya kita melakukan konfigurasi iSCSI Initiator, salah satunya dengan OS Windows Server 2012 R2 untuk mengakses FreeNAS tersebut.

1. Buka menu Control Panel -> Administratif Tools. Lalu jalankan aplikasi iSCSI Initiator.

Config-iSCSI-Initiator-Win2012-R2-with-FreeNAS-9.3-001

(more…)

Logo-VMWare-Converter-XPS-HP-ILO4

Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

Kali ini penulis akan sharing dokumentasi proses konversi Phisikal Server dengan OS Windows 2008 Server pada server HP ProLiant DL320e Gen8 menjadi Virtual Machine mengunakan VMWare Converter 5.5 Standalone yang mana proses konvert ini dilakukan via Remote HP ILO4.

Dokumentasi ini merupakan bagian dari suatu projek yang mana server yang kita migrasi dari sejumlah Phisikal Server HP ProLiant DL320e Gen8 dan HP ML 350 G6 ( seperti pada gambar dibawah ini ). Jadi anda tidak perlu kuatir lagi jika mau melakukan migrasi ke virtual server.

 

HP-ProLiant-DL320e-Gen8-Convert-to-VM

Tentunya anda penasaran, apa sich kegunaan Remote via HP ILO itu? Apakah sama dengan mengunakan Microsoft Remote Desktop atau Software Remote yang lain?

Remote via HP ILO jelas beda dengan remote mengunakan Microsoft Remote Desktop atau Software Remote yang lain. Kenapa? Karena selain kita bisa melakukan Remote ke Desktop server kita seperti tampilan Microsoft Remote Desktop, kita juga bisa melakukan proser Power Off, Power On, Reset layaknya kita melakukan penombolan saklar Power dan tombol reset secara fisik. Tapi ini kita lakukan via remote loh, gak perlu capek-capek datang ke servernya. Yang lebih keren lagi… dengan HP ILO kita bisa melakukan konfigurasi Setup Server, Setup BIOS, Setup RAID via remote. Nah, ini yang tidak bisa dilakukan oleh software remote lainnya.

(more…)

xps-windows-2012-rd-licensing

Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

 

Berikut ini adalah Step by step konfigurasi Terminal Server yang sudah di aktivasi namun masih ada pesan sponsor “RD Licensing Mode is not Configured”.

RD-Windows-Server-2012-OK-000

(more…)

XPS-StarWind-NAS

Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

 

Setelah sekian banyak mengangkat artikel membangun NAS dengan FreeNAS, NAS4Free, Windows Server 2008 iSCSI Target, kali ini penulis angkat artikel dengan mengunakan produk StarWind + Win2008 or Win2012. Kita bisa membangun StarWind NAS di Bare Metal maupun di Virtual. Penulis sudah cukup banyak berpengalaman membangun NAS pada kedua platform ini ( P & V ). Jadi yang perlu diperhatikan disini adalah “Tips and Trick”-nya. Tentunya membuat resep masakan yang benar-benar sedap dan lezat ini butuh waktu dan pengalaman yang cukup memadai. Sehingga hasilnya “Bukan asal masakan yang bisa dimakan doang, tapi memiliki cita rasa dan kelezatan yang mak nyus uenak tenan gitu”… hahaha…

Ok, langsung saja kita persiapkan bahan-bahan yang akan kita masak :

  1. Sebuah Server denganProcessor minimal Dual Core ( sebaiknya Quad Core atau yang lebih tinggi ).
  2. Memory Server minimal 8 GB ( sebaiknya 16 GB / 32 GB ).
  3. Sebuah harddisk untuk OS minimal 300 GB ( sebaiknya di Mirror atau RAID 1 ).
  4. Sebuah harddisk untuk NAS minimal 1 TB ( sebaiknya di Mirror atau RAID 1 boleh juga di RAID 5 ).
  5. Sebuah ethernet / NIC 1G, kalau ada sich pake 10G.
  6. Sebuah UPS diperlukan agar NAS Server kita dapat terjaga Power Source-nya.

Sebelum kita lanjutkan pada proses Installasi, coba kita renungkan dulu “Apa sich yang akan kita dapatkan dari pembuatan NAS sendiri ini?“.

Sekarang kita bayangkan, berapa harga sebuah produk NAS yang sudah jadi? Paling jelek dan paling murah harganya masih di atas 50 juta rupiah ( Rackmounted branded NAS ). Kalau harga produk NAS yang standart corporate itu harganya 100 juta rupiah. Sedangkan harga sebuah server yang sudah support Dual / redundant Power Supply Unit ( PSU ), dan sudah support RAID 5 itu harganya sekitar 30 juta rupiah. So… kalo harga NAS standart-nya itu 100 juta rupiah dan kita bisa bangun NAS sendiri dengan server seharga 30 juta rupiah, maka kita bisa menghemat budget hingga 70%.

(more…)

Brosur-Info-Workshop-BUILD-IP-PBX-SERVER-with-3CX-PHONE-SYSTEM-17-18-Mei-2014-Small

Brosur-Info-Workshop-WINDOWS-SERVER-2012-ACTIVE-DIRECTORY-SERVER-and-EXCHANGE-SERVER-2013-10-11-Mei 2014-Small

XPS-Windows-2012-Exchange-Server-2013-Logo

 

Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

Artikel berikut ini ini : Step by step Installasi Windows Server 2012 dan Exchange Server 2013 merupakan satu paket Solusi jika kita mengunakan Active Directory Domain Server yang mana user AD yang telah kita konfigurasi dapat terintegrasi dengan Account Email user. Perlu dipahami lebih dulu mengenai requirement atau Spesifikasi Server / VM yang dibutuhkan untuk installasi Microsoft Exchange Server 2013 pada OS Windows Server 2012 adalah sebagai berikut :

  1. CPU atau vCPU minimal 2 Core 1,6 Ghz. Sebaiknya disediakan 4 Core Processor.
  2. Memory atau vRAM minimal 4 GB. Sebaiknya disediakan 8 GB selain berfungsi sebagai fungsi AD DS juga resource untuk Exchange Server 2013 juga cukup berat.
  3. Harddisk atau vHDD minimal 200 GB untuk installasi OS Windows Server dan Aplikasi Exchange Server-nya saja. Sebaiknya disediakan > 300 GB – 500 GB untuk menampung kebutuhan penyimpanan email user diwaktu mendatang.
  4. Ethernet / NIC atau vNIC disediakan sebuah ethernet 1 Gbps ataupun lebih dari 1 ethernet.

Setelah memahami spesifikasi atau resource hardware yang dibutuhkan untuk installasi Microsoft Exchange Server 2013 selanjutnya kita pahami mekanisme dan skenario installasi-nya seperti gambar dibawah ini. Jadi Microsoft Exchange Server 2013 di install pada Server atau PC ataupun VM yang terpisah dengan Primary AD DS.

Exchange-Server-2013-Simple-Topology

Sedangkan Desain implementasi Microsoft Exchange Server 2013 pada Active Directory Domain Server secara kompleks-nya seperti gambar dibawah ini :

AD-DS-Win2012-and-Exchange-Server-2013-Concept-by-XP-Solution_small

(more…)

XPS-Windows-2012-Logo

Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

 

Tutorial berikut ini adalah kelanjutan dari artikel sebelumnya :

Step by step Installasi Windows Server 2012 dan Active Directory atau Domain Controller Server ( Bagian 1 – OS Installation )

Dan artikel :

Step by step Installasi Windows Server 2012 dan Active Directory atau Domain Controller Server ( Bagian 2 – AD Domain Services Configuration )

Sebelum kita bahas lebih lanjut tentang Active Directory Replication atau Cloneable Domain Controller Server / AD Replication Configuration, ada baiknya anda baca dulu artikel serupa untuk OS Windows Server 2003 dibawah ini :

Step by Step Installasi ACTIVE DIRECTORY Windows Server 2003 (Bagian 5) – Konfigurasi Replikasi Domain Controller Windows Server

Step by Step cara melakukan konfigurasi Domain Replication Active Directory Server, dimana kita telah memiliki Domain Server misalnya dengan nama THINKXFREE.COM yang di handle oleh sebuah Domain Controller Server dengan nama XPS-DC-SERVER ( berfungsi sebagai Primary Doman Controller Server alias PDC ). Pada contoh didalam artikel ini, saya memang menyiapkan Replikasi Domain untuk selanjutnya akan kita konfigurasi lebih lanjut menjadi Email Server Microsoft Exchange Server 2013. Sebab salah satu syarat untuk installasi Exchange Server 2013 adalah server harus kita promosikan menjadi Member Domain Controller Server. Dalam artikel ini, Server yang berfungsi sebagai Exchange Server 2013 kita beri nama Hostname : XPS-MAIL-SERVER.

Perhatikan dengan seksama pada Desain / Topologi Server System dibawah ini. Domain Controller Server 1 adalah hotsname XPS-DC-SERVER. Dan Domain Controller Server 2 adalah hotsname XPS-MAIL-SERVER yang sekaligus akan berfungsi sebagai Exchange Server 2013 yang secara detail teknis installasinya akan kita bahas pada artikel selanjutnya.

XPS-Server-Design-(AD-AD-Replication-Windows-Server-2012)-Resize

Persiapan awal yang harus dipahami adalah requirement atau Spesifikasi Server / VM yang dibutuhkan untuk installasi Replikasi Active Directory Windows server 2012 adalah :

  1. CPU atau vCPU minimal 1 Core 1,6 Ghz. Sebaiknya disediakan 2 Core Processor.
  2. Memory atau vRAM minimal 3 GB. Sebaiknya disediakan 4 GB agar fungsi AD DS untuk bisa lancar.
  3. Harddisk atau vHDD minimal 100 GB untuk installasi OS Windows Server-nya saja. Sebaiknya disediakan > 200 GB.
  4. Ethernet / NIC atau vNIC disediakan sebuah ethernet 1 Gbps ataupun lebih dari 1 ethernet.

(more…)