Archive for the ‘Tips & Trik Internet’ Category

Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

Berikut ini saya sharing step melakukan Monetisasi Video Yotube.

1. Gunakan email Gmail anda, lalu buka websites www.youtube.com. Lalu aktifkan account Youtube mengunakan Gmail tadi. Selanjutnya kita buat Channel atau Saluran.

Klik menu Channel atau Saluran, lalu klik menu Status and Features. Lakukan verifikasi atas account Youtube kita.


Selengkapnya silahkan baca artikel ini :

Step by Step melakukan Monetisasi Video Yotube

Youtube-Google-Adsense-Artikel

Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

 

~~> Anda masih sekolah atau kuliah atau pengganguran? Cuman mengandalkan uang dari orang tua? Mau dapat uang / penghasilan sendiri? Baca artikel real story saya :

Tips and Trick mendapatkan uang dari Video Youtube (rupiah/dollar)

1. Berikut ini adalah tampilan Account Google Adsense kita jika sudah di approve / sudah aktif. Pembuatan Account Google Adsense atau registrasi Google Adsense akan dibahas pada artikel tersendiri ( tips and trick dari saya ). Anda bisa mencari informasi tentang registrasi Google Adsense ini di Google.

 

(more…)

Topology-Apache-and-MySQL-Cluster-on-Windows-Server-2012-R2-Cluster-Rev

Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

Setelah kita membangun Windows Server 2012 R2 Clustering Server dengan Virtualisasi VMWare seperti tutorial dibawah ini :

https://thinkxfree.wordpress.com/2015/03/17/step-by-step-installasi-dan-konfigurasi-membangun-windows-server-2012-r2-clustering-server-dengan-virtualisasi-vmware/

Sekedar reminder saja, coba kita bayangkan jika kita memiliki WebServer dan MySQL Database Server, lalu server kita butuh restart untuk update security atau butuh restart setelah melakukan suatu konfigurasi. Tentunya proses restart ini membutuhkan waktu dan hal ini merupakan Downtime pada server kita. Restart ini butuh waktu berapa lama? 1 menit / 5 menit / 10 menit? Jika Web Application kita memberikan toleransi untuk downtime atau Web Application kita bukan aplikasi yang kritikal, downtime ini bukanlah masalah. Tapi jika aplikasi yang kritikal dan dituntut High Availability yang tinggi, tentunya downtime 1 menit saja sudah merupakan kerugian. Tinggal kalikan berapa kerugian permenitnya, kalikan berapa banyak user yang mengakses.

Renungkan lagi, jika anda menjadi Management Perusahaan dengan ratusan karyawan yang mengakses Server. Lalu server mengalami Down selama 5 menit lah. Maka dalam waktu 5 menit ini seluruh karyawan tidak bekerja, lalu jika 5 menit kali ratusan karyawan ketemu berapa jam? Dan kalau dihitung sebagai kerugian, sekian jam kali sekian rupiah nanti akan ketemu totalnya berapa juta rupiah…?

Ini masih cuman urusan Downtime akibat butuh waktu untuk Restart Server loh. Bayangkan jika Server anda mengalami OS Corrupt atau Hardware Problem. Anda butuh waktu berapa lama untuk melakukan Install ulang OS Server anda? 1 jam / 2 jam? Butuh waktu berapa lama untuk install aplikasi atau database server? Butuh waktu berapa lama untuk restore database? Belum lagi kalau database yang di backup ada Corrupt atau last backup anda adalah kemarin malam. Berapa banyak data yang hilang? Lalu selanjutnya hitung waktu Downtime server anda hingga Server Up kembali. Berapa jam kalikan kerugian perusahaan. Saya yakin kerugian ini bisa untuk membeli server lagi atau untuk membangun Clustering Server atau membuat solusi Disaster Recovery Server System. Downtime Server itu bukan hanya membuat kerugian materiin bagi perusahaan, tapi juga non materiil. Contohnya adalah kepercayaan dari customer ( renungkan ini dgn insting dewa ).

Okelah kalau begitu, setelah sedikit pemanasan diatas maka selanjutnya pada tutorial ini kita akan membangun WebServer Apache dan MySQL Database Cluster pada Windows Server 2012 R2 Clustering Server.

 

(more…)

Bolt!-Device-Locked-08-4-2015-007

Penulis artikel : Nathan Gusti Ryan

NOTES :

Artikel ini bukan memandu anda untuk melakukan Unlock Modem. Tapi untuk melakukan Downgrade Firmware saja. Untuk melakukan Unlock Modem itu mengunakan teknis dan mekanisme yang berbeda. Tapi maaf, saya tidak menyediakan tutorial tersebut.

Setahun lalu ( awal 2014 ), saya membeli Modem Bolt 4G Huawei e5372s ( 3G – 4G LTE Wifi Router ). Walaupun belum ada jaringan 4G LTE di Surabaya, saya masih bisa mengunakan Modem Bolt 4G ini untuk koneksi 3G dengan berbagai provider dan karena itulah saya memilih untuk membeli modem yang unlocked untuk semua provider GSM dari Vendor di Hitech Mall Surabaya. Selanjutnya sekitar bulan Maret 2015 Telkomsel sudah melayani jaringan 4G LTE di Surabaya.

Modem-Wifi-Router-Bolt-4G-Huawei-e5372s

(more…)

wifi-zone-icon

 

Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

 

Berikut ini saya sharing Topologi dan Implementasi RT-Net + KOS-Net BONEX. Sebetulnya metode ini sudah sering saya gunakan namun tidak saya publish atau dijadikan artikel. Namun karena banyak teman-teman yang menanyakan soal ini maka kali ini saya angkat jadi satu artikel. Semoga bermanfaat bagi semuanya…

Tujuan dari artikel ini adalah agar kita bisa memanfaatkan ADSL Modem Wifi yang ingin kita sharing dengan Router Mikrotik ( Virtual ) tanpa perlu menambah Access Point.

1. Lakukan konfigurasi Modem ADSL seperti gambar dibawah ini. Misalnya IP LAN : 192.168.1.1. Jangan lupa matikan DHCP Server dimodem ADSL ini.

Modem-ADSL-Speedy-by-Nathan

( Catatan Khusus : Konfigurasi Modem ADSL sebagai PPPoE seperti ini akan membuat IP Public Dynamic ada di Modem. Namun pada modem saya, dengan konfigurasi ini juga bisa kita buat lagi Dial Up PPPoE di Mikrotik maupun di server kita. Artinya, kita bisa mendapatkan banyak IP Public dari sebuah koneksi langganan Telkom Speedy – 2014. Silahkan coba dan buktikan sendiri ).

2. Selanjutnya kita siapkan sebuah PC / Laptop dengan VMWare Workstation atau VirtualBox. Dan buat sebuah VM Mikrotik serta lakukan konfigurasi seperti gambar dibawah ini.

RT-NET + KOS-NET

3. Untuk kedua interface VM Mikrotik ( WAN & LAN ) bisa mengunakan mode Bridge keduanya ataupun NAT untuk WAN, Bridge untuk LAN. Serta buatlah DHCP Server di Mikrotik ini.

4. Selamat mencoba…

 

NOTE :

Spek PC untuk Virtualiasi harus proporsional alias “GAK BISA NGAWUR” alias bukan asal tancap gas. Tapi harus paham akan resource yang dimiliki dan performance yang bisa diberikan.

Berapa Core Processor, Ram, Hdd yang dimiliki, dan berapa resource VM ( OS, Aplikasi vCPU, vRam, vHdd, vNIC ) mesti yang relevan. Misalnya OS Win2012 ( 1 vCPU, 2GB vRam ) atau CentOS 7 ( 1 vCPU, 2GB vRam ) dijamin bakalan megap-megap. Kalo OS Win2003 ( 2 vCPU, 1GB vRam ) atau CentOS 6 ( 2 vCPU, 2GB vRam ) ini udah lumayan maknyus…

( Jangan lupa, jaga performance Host. Alokasi resource untuk OS Host juga harus relevan. Misalnya untuk Host OS Win7 alokasikan Ram 2 GB maka performance Host dan VM bakalan sinergi alias match alias lancar jaya ).

PAHAMI dan CATAT bahwa untuk implementasi Skala kecil, dapat mengunakan VMWare Workstation. Untuk skala menengah – besar, pake VMWare vSphere.

XPS-Ubuntu-Squid-Logo

Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

SQUID PROXY SERVER adalah salah satu Proxy yang berfungsi untuk melakukan caching atau penyimpanan sementara akses internet oleh suatu client / user sehingga konten ini dapat dipergunakan oleh user lain sehingga dengan adanya caching ini user lain tersebut akan merasakan akses internet menjadi lebih cepat. ( Ya iya lah, lha wong sebagaian konten dari Webpage tersebut sudah ada dalam storage penyimpanan Proxy Server ini ).

Pada tutorial kali ini konsep desain atau topologi-nya adalah sebagai berikut :

  1. OS yang kita gunakan sebagai Proxy Server kali ini adalah Ubuntu Desktop 14.04.
  2. IP Address Ubuntu Proxy Server adalah 192.168.10.10. Proxy Server ini mendapatkan akses internet secara langsung dari Router atau Modem ADSL Router dengan IP Address : 192.168.10.1.
  3. Proxy Server ini berfungsi secara independen tanpa ada campur tangan dari Router Mikrotik ataupun Router lain. Pokoknya Proxy Server ini mendapatkan akses internet dari mana saja, termasuk apabila mengunakan Modem 3G atau ADSL secara langsung pada PC / Proxy Server ini.
  4. PC Client mendapatkan akses internet secara Direct dari Proxy Server tanpa perantara lain ataupun intervensi dari Router, Mikrotik, dll.

Perhatikan Topologi / gambar dibawah ini :

Layout-Desain-Network-Mikrotik-Router-With-Ubuntu-14.04-Proxy-Squid3-(Option-1)

 

(more…)

Elastic-IP-PBX-XPS-Logo

Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

Berikut ini saya sharing Step by step Installasi Elastic PBX System sebagai IP PBX Server yang kita dapat gunakan untuk mengantikan PABX Tradisional. Sebelumnya penulis telah membuat tutorial installasi 3CX Phone System yang memiliki fungsi yang sama dengan Elastix PBX System dan sama-sama memiliki kemudahan bagi kita dalam penerapan atau implementasi-nya.

Tutorial installasi 3CX Phone System dapat kita lihat pada link dibawah ini :

http://thinkxfree.wordpress.com/2014/01/18/step-by-step-membangun-ip-pbx-server-dengan-windows-7-dan-3cx-phone-system-10-low-cost-freecall-dengan-voip-server-dan-softphone/

Penulis sengaja mengangkat Elastix PBX System karena lebih mudah dan lebih manusiawi daripada berbagai produk serupa yang lainnya. Selain itu juga fitur yang lengkap sebagai PBX Server serta sejumlah free plugin yang bisa di integrasi seperti vTiger CRM, SugarCRM, Billing Reporting, Billing Hotel, dll.

Berbekal pengalaman mendesain dan melakukan implementasi IP PBX dengan Cisco BE 6000, Penulis juga menguji fungsional dan melakukan komparasi dengan berbagai produk serta fitur-fitur yang sangat penting dalam implementasi IP PBX. Diantaranya adalah integrasi dengan PSTN dan E1, fungsional Converence, fungsional video Call, integrasi dengan Smart Phone ( iPhone, iPad, BlackBerry, Android Smart Phone, Android Tablet, Softphone for Windows-Linux-Mac OS X, dll ), integrasi dengan VPN dan Router Mikrotik, pemanfaatan Smart Phone untuk Calling dari luar office maupun luar negeri, dll.

(more…)

Brosur-Info-Workshop-BUILD-IP-PBX-SERVER-with-3CX-PHONE-SYSTEM-17-18-Mei-2014-Small

Cisco-Academy-XPS-Corporate-Network

Penulis artikel : Nathan Gusti Ryan

Semua orang koq bilang Cisco itu sulit…!!! Padahal… Cisco itu ya emang sulit dan tidak manusiawi… Tapi dengan beberapa tutorial Cisco Networking saya membuatnya menjadi lebih asyik dan lebih manusiawi…

Pada tutorial ini kita akan melakukan Installasi dan Konfigurasi CISCO CLOUD ROUTER 1000v dengan VMWare Workstation 10 ( vRouter ). Dalam artikel ini meliputi : Konsep, Desain dan Konfigurasi. Perhatikan dengan seksama dan pahami dengan baik Desain berikut ini :

Cisco-Cloud-Router-Concept

Pada tutorial ini, silahkan di catat lebih dulu desain IP Address untuk Cisco Cloud Router 1000v kita nanti :

192.168.222.2     = IP Modem / Gateway Internet.
192.168.222.102   = IP Port 1 -> WAN Router CCR 1000v.
192.168.102.1     = IP Port 2 -> IP Gateway LAN segmen 192.168.102.xxx.
192.168.103.1     = IP Port 3 -> IP Gateway LAN segmen 192.168.103.xxx.
192.168.104.1     = IP Port 4 -> IP Gateway LAN segmen 192.168.104.xxx.

(more…)

XPS-Windows-2012-Logo

Penulis Artikel : Nathan Gusti Ryan

 

Remote Desktop Service / Terminal Server adalah sebuah Server yang berfungsi sebagai Central Desktop dan Application yang mana dengan PC yang Low Spek-pun kita dapat memanfaatkannya sebagai mediator yang menjembatani akses ke Terminal Server. PC Client ini dapat berupa Windows ’98, Windows XP, Windows 7, Windows 8 bahkan Linux dan Mac OS X-pun dapat mengakses Terminal Server ini.

Selain benefit berupa pemanfaatan PC Low Spec dan Multi Platform OS Client, kita juga dapat lebih mudah dalam melakukan Maintenance System atau OS Client beserta aplikasi-nya cukup di 1 Server ini saja. Pemanfaaat lebih lanjut dapat kita lakukan konfigurasi Login Script maupun pemanfaatan akses RDS / TS via VPN.

(more…)